Prabowo Ingin Petugas Haji Didominasi TNI-Polri

WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar petugas penyelenggara ibadah haji ke depan didominasi bahkan seluruhnya berasal dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Keinginan tersebut dilatarbelakangi kebutuhan akan kedisiplinan, ketangguhan fisik, dan kesiapan petugas dalam menghadapi tantangan berat selama pelaksanaan ibadah haji, khususnya di Arab Saudi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Hal itu disampaikan Wachid saat memberikan arahan dalam pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjelang musim haji 2026 di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, 11 Januari 2026. “Yang tadi disampaikan oleh Pak Wakil Menteri, sebenarnya Bapak Presiden mengharapkan petugas haji ini adalah semua dari unsur TNI dan Polri,” kata Wachid.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, pelaksanaan ibadah haji menuntut kesiapan fisik dan mental yang tinggi, terutama pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ia menyoroti kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang bertepatan dengan musim panas, sehingga membutuhkan petugas yang terlatih dan disiplin. Karena itu, pada musim haji 2026 jumlah personel TNI-Polri disebut akan ditingkatkan, bahkan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, khususnya untuk bertugas di wilayah Armuzna.

Meski demikian, Wachid mengatakan Wakil Menteri Haji dan Umrah masih menyampaikan pertimbangan kepada Presiden agar unsur masyarakat dan organisasi kemasyarakatan tetap dilibatkan dalam kepetugasan haji. “Alhamdulillah bisa diterima dan sekarang ini banyak ormas-ormas yang masuk di dalam petugas haji,” ujar dia. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat melengkapi kebutuhan pelayanan jemaah di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Wachid menegaskan pentingnya profesionalisme petugas haji. Ia mengingatkan agar petugas tidak menyalahgunakan tugas, termasuk meninggalkan tanggung jawab saat jemaah membutuhkan bantuan. Wachid juga menekankan bahwa Tim Pengawas Haji DPR akan kembali diterjunkan ke Arab Saudi untuk memantau langsung kinerja petugas.

“Kesuksesan Menteri Haji itu ada di tangan kalian semua,” kata Wachid. Ia meminta petugas benar-benar menjalankan amanah, terutama dalam pelayanan transportasi bus shalawat, katering jemaah, serta pendampingan lansia. Wachid menutup arahannya dengan menegaskan pelaksanaan haji 2026 harus lebih disiplin dan ramah lansia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

  • Related Posts

    Dashcam menunjukkan polisi AS secara tidak sengaja menembak rekannya saat 'bermain kuda'

    Umpan Berita Rekaman Dashcam menampilkan seorang petugas polisi AS secara tidak sengaja menembak seorang rekannya dalam apa yang digambarkan sebagai ‘permainan kuda’ dengan senjata api. Peristiwa yang menyebabkan seorang petugas…

    Ribuan orang berunjuk rasa di Roma, Italia untuk melakukan pemaksaan pro dan anti-migrasi

    Ribuan polisi dikerahkan untuk membubarkan demonstrasi seiring inisiatif ‘remigrasi’ sayap kanan mendapatkan daya tarik. Puluhan ribu orang turun ke jalan di ibu kota Italia untuk melakukan intensifikasi mengenai kebijakan migrasi,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *