Apes 2 Kali, Taksi Listrik di Tangerang Tubruk Resto Usai Ditabrak

Tangerang

Nasib apes dialami sopir taksi listrik di Karang Tengah, Kota Tangerang. Setelah ditabrak mobil lain, taksi listrik berkelir hijau itu menabrak mundur restoran hingga kaca pecah dan tembok hancur.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, insiden ini menimbulkan kaca restoran pecah dan tembok rusak.

Ditabrak Mobil Lain

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Prapto Laksono menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 13.05 WIB, di Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prapto menjelaskan awalnya taksi listrik yang dikemudikan oleh Saiful Hidayat (25) datang dari parkiran rumah makan ayam goreng Almaz menuju ke arah Kembangan.

“Pada saat keluar dan belok kanan di Jalan Raya Raden Saleh, tepatnya depan restoran ayam goreng Almaz, bodi samping kiri taksi tersebut ditabrak oleh kendaraan tidak dikenal yang datang dari arah Ciledug,” kata Prapto dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Tidak diketahui identitas kendaraan yang menabrak taksi listrik itu. Si pengemudi penabrak dilaporkan melarikan diri.

Tubruk Mundur Resto

Belum lama setelah kejadian itu, pengemudi mobil kena apes lagi. Mobil taksi yang dia kemudikan tiba-tiba mundur dan menabrak restoran.

“Setelah tertabrak kendaraan tak dikenal, kendaraan taksi yang dikemudikan Saudara Saiful Hidayat berjalan mundur ke belakang masuk ke area parkir rumah makan,” katanya.

“Karena kurang hati-hati dan kurang konsentrasi, body belakang kendaraan taksi menabrak tiang lampu penerangan, tembok dan jendela kaca gerai rumah makan ayam goreng Almaz,” sambungnya.

Kaca depan restoran pecah dan sebagian tembok hancur setelah tertabrak taksi listrik. Kerusakan juga dialami mobil taksi listrik, di mana bagian bodi samping kiri dan bodi belakang rusak.

(mea/dhn)

  • Related Posts

    Pigai Klaim Penyusunan Draf RUU HAM telah Melibatkan Komnas HAM

    MENTERI Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengklaim penyusunan draf revisi Undang-Undang HAM melibatkan berbagai pihak. Tak terkecuali, kata dia, Komisi Nasional atau Komnas HAM. “Semua tahapan (penyusunan draf) kami libatkan…

    Bagi Gaza, kegembiraan Idul Fitri kini menjadi bentuk perlawanan

    Ini adalah Idul Adha ketiga berturut-turut yang saya habiskan di pengungsian, jauh dari rumah saya di Jabalia, di daerah yang telah ditetapkan sebagai “zona merah” di bawah kendali Israel. Selama…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *