Banjir Bandang Sempat Terjang Bener Meriah Aceh, Gelondongan Kayu Ikut Hanyut

Jakarta

Kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Aceh kembali diterjang banjir bandang membawa gelondongan kayu. Namun, banjir itu kini sudah surut dan gelondongan kayu sudah dibersihkan.

Hal itu dikonfirmasi oleh Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI (Purn) Asrianus Bulo. Ia mengatakan kayu-kayu itu berasal dari hulu sungai yang sempat tertahan di banjir bandang akhir November lalu.

“Hulu sungai itu di sekitaran Gunung Buri Telong itu membawa kayu-kayu, memang ada beberapa kayu gelondongan itu yang tertahan waktu peristiwa sebelumnya. Nah itu yang terbawa arus juga,” kata Asrianus saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ada yang tertahan sehingga sekarang masih terbawa, ditambah dengan kayu-kayu seperti sampah lah,” ujarnya.

Asrianus mengatakan banjir yang melanda Sungai Wih Gile itu sudah surut. Banjir tidak sampai meluap karena kondisi sungai yang dalam.

“(Banjir) di sepanjang aliran itu saja Sungai Wih Gile yang di wilayah Kecamatan Timang Gajah. Alirannya di satu kecamatan itu, memang terjadi pendangkalan waktu banjir pertama,” ujarnya.

“Sudah surut sekarang,” lanjut Asrianus.

Hujan memang tengah mengguyur wilayah Aceh. Di Aceh Timur bahkan banjir kembali terjadi dan merendam 6 kecamatan. Ketinggian air banjir mencapai 1,2 meter.

Desa terdampak banjir berada di Kecamatan Simpang Ulim, Julok, Birem Bayeun, Rantau Selamat dan Banda Alam. Akibatnya, warga di Dusun Buket Mamplam Desa Panton Rayeuk, Nurussalam, dan Kecamatan Banda Alam mulai mengungsi ke tempat lebih tinggi.

“Pemukiman warga Panton Rayeuk tergenang mulai pukul 06.00 sampai sekarang dengan ketinggian air dari 100 sentimeter s/d 120 sentimeter. Kondisi warga ada yang mengungsi dan di rumah yang lebih tinggi,” kata Iskandar, Kamis (8/1/2026).

(eva/eva)

  • Related Posts

    Cak Imin Nilai Wacana 'War Tiket' Haji Tak Efektif: Yang Sudah Antre Kasihan

    Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menanggapi wacana mekanisme ‘war tiket’ atau sistem pendaftaran langsung tanpa antrean panjang dalam pemberangkatan haji. Cak Imin…

    Siapa calon presiden Peru?

    Lewati tautanLewati ke Konten Hidup Menu navigasi berita Afrika Asia AS & Kanada Amerika Latin Eropa Asia Pasifik Timur Tengah Dijelaskan Pendapat Olahraga Video Fitur Ekonomi Hak Asasi Manusia Krisis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *