Pria di Depok Ditusuk hingga Tewas Saat Tidur, Polisi Selidiki

Jakarta

Pria berinisial DS (40) dibunuh saat tertidur di Cilangkap, Tapos, Depok, Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi luka tusukan di bagian punggung.

“Betul. Ditemukan korban kondisi luka tusuk,” kata Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

Kronologinya pada pukul 18.30 WIB malam ini, korban DS sedang beristirahat di rumahnya. Kemudian pelaku datang dan masuk ke ruang tamu rumah korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pelapor sedang berada di rumahnya sedang beristirahat, kemudian terlapor datang mencari korban yang sedang tertidur di ruang tamu rumahnya dengan berkata ‘Menyeng mana Menyeng’,” ucapnya.

Pelaku kemudian melihat korban tengah tertidur. Korban kemudian ditusuk di bagian belakang punggung menggunakan senjata tajam jenis pisau.

“(Pelaku) Langsung menusukkan (pisau) ke tubuh korban di bagian belakang atau punggung korban. Setelah itu pelaku mengatakan ‘Lu nggak tahu kalau gua orang Lampung?” ujar Jupriono.

Setelah menusuk korban, pelaku meninggalkan lokasi. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Asa Cilangkap, tapi nyawanya tidak tertolong.

“Korban saat sampai di RS Asa Cilangkap sudah dalam keadaan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan rekam jantung dari RS Asa Cilangkap korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Saat ini, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Brimob untuk autopsi. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki kasus tersebut.

(dvp/fas)

  • Related Posts

    Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia

    PRESIDEN Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 sapi kurban kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan sapi kurban yang diserahkan…

    Buruh Indomaret Ancam Demo Lebih Besar Bila Tuntutan Upah Lembur Tak Dipenuhi

    Jakarta – Buruh Indomaret menggelar aksi demonstrasi di Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara (Jakut), dengan tuntutan menolak upah lembur tanggal merah diganti hari libur. Mereka mengancam adanya gelombang demonstrasi lebih…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *