Masih Dirawat di RS, Korban Selamat Terkait Sekeluarga Tewas di Priok Membaik

Jakarta

Pria berinisial ASJ (22), yang dirawat di rumah sakit (RS), kondisinya membaik. ASJ ditemukan dalam kondisi kritis, sementara tiga anggota keluarganya tewas di dalam rumah di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).

“Saat ini masih dirawat. Kami mendapatkan info kondisi sudah berangsur membaik,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, Selasa (6/1/2026).

Dia mengatakan ASJ sudah dimintai keterangan secara perlahan dan terbatas karena kondisinya yang belum pulih sepenuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ke depan, masih akan kita lakukan pemeriksaan,” katanya.

Dia menjelaskan pihaknya lebih berfokus pada makanan dan minuman yang ditemukan di lokasi kejadian. Sementara itu, mengenai kandungan zat berbahaya di dalam makanan atau minuman, seperti sianida, polisi belum dapat memastikan hal tersebut.

“Karena yang kami bandingkan adalah dari yang makanan dan minuman yang ada maupun yang sudah masuk ke dalam tubuh korban,” terang Onkoseno.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, dan kami masih mendalami apa ada indikasi tindak pidana dalam kasus ini,” tambahnya.

ASJ merupakan anak ketiga dari empat saudara. Dia ditemukan oleh kakaknya, Dafi, yang pada saat itu pulang kerja pada Jumat (2/1) pagi.

Tiga orang yang tewas di rumah kontrakan tersebut ialah sang ibu berinisial SS (50), perempuan berinisial AAL (27) yang merupakan anak pertama, dan anak laki-laki berinisial AAB (13) yang merupakan anak bontot.

(jbr/dhn)

  • Related Posts

    Kemenhut Dukung Proses Pencocokan Data oleh Kejagung

    Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan klarifikasi soal kehadiran penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di kantor Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan siang tadi. Kemenhut menyebut kehadiran penyidik itu untuk menyocokkan data. “Kehadiran…

    Kala Mentan Istigfar Gara-gara Salah Panggil Dedi Mulyadi Jadi RK

    Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman salah panggil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi Ridwan Kamil (RK). Saat dirinya menyadari salah sebut, Mentan Amran langsung mengucap istigfar. Momen…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *