Kakorlantas Siapkan Pengamanan Antisipasi Puncak Arus Balik Nataru Minggu

Jakarta

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Minggu 4 Januari. Agus mengatakan rencana rekayasa lalu lintas (lalin) hingga personel telah siap.

Hal itu disampaikan Agus saat memantau arus balik di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026). Dalam kesempatan itu hadir Menhub Dudy Purwagandhi dan Kakorsabhara Mulia Hasadungan Ritonga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Nanti akan kita lihat dari arah Trans Jawa, termasuk juga dari Bandung, termasuk yang dari Sumatera, yang kita antisipasi tentunya nanti crossing di kilometer 66. Tentunya atas arahan Pak Menhub, malam ini kita semuanya siap untuk pengamanan khususnya arus balik,” kata Irjen Agus.

Agus menuturkan sampai saat ini arus balik masih kondusif. Agus memperkirakan puncak arus balik akan terjadi Minggu (4/1), sehingga rekaya lalu lintas disiapkan.

“Strategi alih arus termasuk mungkin nanti akan dilakukan contraflow termasuk juga pengendalian di rest area sudah kita persiapkan lebih baik,” jelas dia.

Agus berharap momen puncak arus balik nanti tidak ada gangguan apa pun. Sehingga masyarakat yang hendak kembali ke wilayah Jabodetabek aman.

“Moga-moga hingga arus balik besok eh tidak ada peristiwa-peristiwa yang menonjol,” harapnya.

(tsy/rfs)

  • Related Posts

    Kemenbud Gandeng BPS Perkuat Pemajuan Kebudayaan Berbasis Data

    Jakarta – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) terus memperkuat pemajuan kebudayaan berbasis data melalui sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong kebudayaan sebagai engine of growth yang berkontribusi…

    Amnesty: Peradilan Militer Masih Jadi Instrumen Politik

    DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan, peradilan militer di Indonesia hingga kini masih berfungsi sebagai instrumen politik yang melindungi aparat, alih-alih sebagai lembaga penegak hukum yang independen. Peradilan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *