INFO NASIONAL – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menggandeng Universitas Riau (Unri) untuk mengatasi persoalan banjir di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani dengan memanfaatkan 10 danau yang berada di kawasan kampus Unri sebagai tampungan air hujan.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Rektor Universitas Riau Sri Indarti, di Rektorat Unri, Jumat, 2 Januari 2025.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Alhamdulillah dan terimakasih kami sampaikan ke Unri, karena bersedia memberikan danau di sekitarnya untuk menjadi embung dan kolam resapan. Dengan begitu, saya yakin banjir khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani bisa teratasi,” ujar Agung.
Danau tersebut akan difungsikan sebagai lokasi penampungan sekaligus resapan air hujan yang dialirkan dari kawasan perumahan dan wilayah rawan banjir.
Untuk mempercepat realisasi program, Pemkot Pekanbaru bersama Universitas Riau akan membentuk tim khusus yang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Balai Wilayah Sungai (BWS), terutama terkait dukungan kewenangan pada sektor drainase dan infrastruktur jalan.
Rektor Unri Sri Indarti menyatakan dukungan penuhnya terhadap program tersebut. Ia menegaskan, instansi pendidikan seperti Unri memiliki tanggungjawab yang sama untuk berperan dalam mengantisipasi banjir terutama dikawasan sekitar kampus.
“Ini sinergi yang memberikan dampak yang baik, baik untuk edukasi juga untuk masyarakat khususnya Kota Pelanbaru. Semoga apa yang kita rencana bisa terealisasikan,” terangnya. (*)





