Surya Paloh Tegaskan Dukungan NasDem untuk Prabowo-Gibran

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan partainya tetap konsisten mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan itu disampaikan Surya dalam peringatan HUT ke-14 Partai NasDem yang digelar pada Selasa, 11 November 2025.

“Sebagai partai pendukung pemerintahan, seluruh daya, upaya, perhatian, pemikiran—termasuk kegalauan hati—akan ikut berkelindan apabila pemerintahan yang tengah berjalan dianggap tak berhasil,” kata Surya dalam sambutannya yang disiarkan melalui kanal YouTube NasDem TV. “Kita mau pemerintahan ini sukses. Kesuksesan pemerintah adalah kesuksesan kita.”

Surya menekankan, kegagalan pemerintah juga akan menjadi duka bagi Partai NasDem. Karena itu, ia mengajak seluruh kader partai untuk mendukung dan menyukseskan jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran. “Sebagai institusi politik yang telah berkomitmen mendukung pemerintahan, saya ingin meyakinkan bahwa konsistensi ini, insya Allah, akan tetap ada dalam diri kita,” ujar pendiri Media Group tersebut.

Sikap Surya ini menegaskan arah baru NasDem setelah Pemilu 2024. Pada pemilihan presiden lalu, NasDem bergabung dengan PKB dan PKS dalam Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Namun, setelah pemungutan suara rampung dan hasilnya memenangkan Prabowo-Gibran, NasDem berbalik arah.

Laporan Tempo bertajuk Sat Set Menghalau Hak Angket yang terbit pada 31 Maret 2024 mencatat perubahan sikap itu. Upaya menggulirkan hak angket terhadap dugaan ketidaknetralan penyelenggaraan Pemilu urung dilakukan. Surya Paloh disebut tak kunjung menginstruksikan kadernya di DPR untuk memulai langkah tersebut, meski sebelumnya NasDem sempat menggembar-gemborkan wacana hak angket.

Tak lama berselang, NasDem menjadi partai pertama di luar koalisi Prabowo-Gibran yang mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan tersebut. Dua hari kemudian, Prabowo mendatangi Surya di NasDem Tower, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan itu, Prabowo mengajak NasDem bergabung dalam pemerintahan. Kala itu Surya menyebut peluangnya masih “lima puluh banding lima puluh”.

Namun arah NasDem makin jelas setelah Prabowo resmi dilantik sebagai presiden. Partai tersebut menyatakan bergabung dengan pemerintahan, meski tak memperoleh jatah kursi di Kabinet Merah Putih. “Kita tidak segan memuji kebijakan yang baik, tapi kalau menurut NasDem kurang pas, perlu kita perbaiki bersama,” kata Surya dalam Rakernas I Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9 Agustus 2025.

  • Related Posts

    Kejar Musim Tanam Sebelum Agustus, Aceh Pulihkan 641 Unit Irigasi

    INFO TEMPO – Dalam upaya mempercepat pemulihan sawah terdampak banjir, Pemerintah Provinsi Aceh juga memprioritaskan perbaikan infrastruktur pendukung, terutama jaringan irigasi. Sistem pengairan dinilai menjadi faktor penting agar lahan pertanian…

    Pemerkosa Santriwati Pati Ngumpet ke Wonogiri Saat Buron, Ngaku Sedang Ritual

    Jakarta – Tersangka dugaan pemerkosaan terhadap puluhan santriwati di Pati, AS (51), bersembunyi di rumah warga dekat kompleks makam Raden Gunungsari, Desa Bakalan, Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, saat dikejar polisi.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *