Bos Travel Boyolali Bawa 140 Wisatawan Makan Tak Bayar, 4 Restoran Jadi Korban

Jakarta

Polisi menyebut ada empat restoran yang mendatangi Polsek Playen karena menjadi korban penggelapan oleh pemilik biro perjalanan, F (27), warga Candigatak, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah. Modusnya sama, rombongan wisatawan sudah membayar uang ke F lunas tapi tak dibayarkan sepenuhnya.

“Sementara yang sudah datang ke Polsek ada empat restoran yang berasal dari Gunungkidul dan Jogja,” kata Kanit Reskrim Polsek Playen, Aiptu Denny Wahyu Aji dilansir detikJogja, Senin (10/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Denny mengungkap modus yang dipergunakan F sama dengan sebelumnya yakni tidak melunasi tagihan makan atau berutang di keempat restoran tersebut. Padahal, rombongan wisatawan sendiri sudah membayar lunas biayanya kepada F.

“Jadi rata-rata mereka sudah bayar lunas ke F. Tapi sama F tidak digunakan untuk melakukan pembayaran sesuai semestinya, rata-rata seperti itu modusnya,” ujarnya.

Denny menambahkan, F disangkakan Pasal 378 atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Semua itu setelah mediasi antara F dan korban-korbannya tidak menemukan titik terang.

“Kasus itu tetap lanjut. Karena mediasi sudah tetapi yang bersangkutan dan keluarga itu ternyata yang mengejar dengan adanya permasalahan itu banyak,” katanya.

“Sehingga kalau memang mau selesai, mereka semua yang punya kaitan dengan yang bersangkutan minta diselesaikan juga tapi keluarga tidak ada kemampuan (ekonomi),” lanjut Denny.

Baca berita selengkapnya di sini.

(fca/idh)

  • Related Posts

    PP Tunas Diterapkan, Lestari Moerdijat Ajak Lindungi Anak di Ruang Digital

    Jakarta – Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) resmi diterapkan mulai hari ini, Sabtu (28/3). Pemerintah menegaskan tidak akan…

    Sekolah Rakyat Tambahan Dibuka April, Wamensos: Perintah Bapak Presiden

    Jakarta – Pemerintah mempercepat pembukaan tambahan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026. Percepatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *