SMA Garuda, menuju generasi Indonesia Emas

Telaah

SMA Garuda, menuju generasi Indonesia Emas

  • Oleh Dr Eko Wahyuanto *)
  • Rabu, 8 Oktober 2025 06:11 WIB
  • waktu baca 5 menit
SMA Garuda, menuju generasi Indonesia Emas
Tampang gedung SMA Pradita Dirgantara, Boyolali, Jawa Tengah, yang akan menjadi sa;ah satu tempat pengenalan Sekolah Garuda yang diadakan serentak pada 8 Oktober 2025. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Prinsipnya, SMA Unggul Garuda Transformasi bukan sekadar soal peningkatan pendidikan. tetapi katalis untuk transformasi pendidikan nasional

Jakarta (ANTARA) – Program SMA Garuda Transformasi yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di 16 lokasi di Indonesia menarik perhatian banyak pihak. Program itu didedikasikan untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di panggung global. Ini sekaligus untuk menjawab kesenjangan pendidikan di tengah kompleksitas zaman.

SMA Garuda Transformasi menjadi bagian dari Program Quick Win akselerasi pendidikan, memberi ruang bagi generasi muda unggul Indonesia untuk dapat bersaing di kancah global. Dengan mentransformasi SMA/MA yang ada menjadi pusat keunggulan, program ini bisa jadi jembatan mengatasi pemerataan pendidikan dan memupuk bibit “generasi emas” menuju panggung dunia.

SMA Garuda Transformasi dirancang menitikberatkan pada sains, teknologi, dan pengembangan karakter. Pendekatan ini selaras dengan praktik pendidikan global, seperti International Baccalaureate (IB) Diploma Programme, yang telah berdiri di lebih dari 50 negara, dan terbukti berhasil.

SMA Garuda Transformasi bertujuan mengantarkan siswa ke universitas terkemuka dunia, seperti Harvard dan Oxford, dengan mengintegrasikan sistem akademik ketat secara holistik.

Dari perspektif internasional, penekanan program terletak pada meritokrasi dan transparansi proses seleksi. Oleh karena itu sistem seleksi dilakukan transparan untuk menghindari persepsi buruk dan ketimpangan, seperti praktek di beberapa negara Amerika Latin, di mana sekolah elit cenderung menguntungkan kelompok tertentu.

Proses seleksi SMA Garuda Transformasi mengutamakan bakat di atas status sosial-ekonomi, sehingga mendapatkan siswa unggul bertalenta dari daerah pedesaan.

Dengan menyediakan fasilitas asrama, program ini diharapkan dapat menghilangkan hambatan bagi anak-anak kurang mampu, mirip dengan program asrama untuk pendidikan masyarakat adat di Australia yang telah meningkatkan partisipasi dan kontribusi di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics – STEM sebesar 30%.

Kolaborasi dengan dunia industri memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap memenuhi kebutuhan pasar industri. Sebagaimana yang telah berhasil dilakukan oleh inisiatif SkillsFuture Singapore, sebuah gerakan nasional pendidikan keterampilan, yang mampu menurunkan angka pengangguran muda di bawah 5%.

Baca juga: Sultra serahkan sertifikat tanah Sekolah Garuda ke Kemendiktisaintek

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Ketua DPD Dorong Evaluasi Pilkada dan Pilpres Langsung

    KETUA Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar Najamuddin mendorong adanya evaluasi terhadap penerapan sistem pemilihan langsung dalam penyelenggaraan pilkada maupun pilpres. Sultan berujar, penyelenggaraan demokrasi langsung di Indonesia menelan anggaran yang…

    Jakarta Banjir Lagi, Waduk Solusinya?

    HUJAN deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Senin, 12 Januari 2026 lalu menyebabkan banjir di berbagai titik. Banjir juga menyebabkan kawasan jalan Tol Sedyatmo yang menuju arah Bandar Udara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *