Belasan siswa SDN 05 Sidomekar Jember diduga keracunan MBG

Belasan siswa SDN 05 Sidomekar Jember diduga keracunan MBG

  • Jumat, 26 September 2025 21:02 WIB
  • waktu baca 2 menit
Belasan siswa SDN 05 Sidomekar Jember diduga keracunan MBG
Sejumlah siswa diduga keracunan usai menyantap basi MBG di SDN 05 Sidomekar, Jember, Jumat (26/9/2025). ANTARA/HO-Polsek Semboro

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Belasan siswa Sekolah Dasar Negeri Negeri (SDN) 05 Sidomekar, Kabupaten Jember, Jawa Timur diduga keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah setempat, Jumat.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat tentang dugaan keracunan 16 siswa usai kegiatan MBG di SDN 05 Sidomekar di Kecamatan Semboro,” kata Kapolsek Semboro Iptu Andrias Suryo Rubeda dalam keterangan di Jember.

Berdasarkan kronologi, yakni pukul 08.30 WIB, mobil yang mengantarkan MBG tiba di SDN 05 Desa Sidomekar dan pukul 10.00 WIB siswa menyantap makanan MBG. Namun, tiba-tiba siswa kelas 2, 5, dan 6 ada yang merasakan mual-mual serta tidak enak pada perut pada pukul 10.10 WIB.

“Pukul 10.20 WIB, bapak dan ibu guru membawa lima siswa yang keracunan tersebut ke Puskesmas Semboro untuk memeriksa kesehatan siswa yang mual-mual biasa tetap tinggal di sekolah,” katanya.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat tutup 3 dapur MBG yang diduga sebabkan keracunan

Pada pukul 12.50 WIB, para guru dan orang tua siswa membawa pulang siswa dari Puskesmas Semboro ke rumah masing-masing.

“Muspika Kecamatan Semboro dan tim dari Puskesmas Semboro mendatangi Dapur MBG di Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro untuk meminta klarifikasi ke kepala MBG,” katanya.

Tim Puskesmas Semboro melaksanakan pengecekan dan penelitian terhadap sampel makanan yang didistribusikan saat itu dengan menu roti tawar, perkedel tempe, selada dan mentimun, keju, saos tomat, dan susu UHT.

“Kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara, kemudian identifikasi petugas dari MBG, kepala mitra MBG maupun ahli gizi dan interview terhadap saksi-saksi, serta mengamankan sampel makanan guna dilakukan cek laboratorium,” ujarnya.

Andrias menjelaskan saat ini semua siswa yang diduga keracunan sudah dipulangkan dan tidak ada keluhan lagi serta semua sehat seperti semula.

Baca juga: BGN minta maaf dan tanggung jawab atas keracunan MBG

Baca juga: Pemkab Cianjur bentuk Satgas Pengawasan MBG cegah keracunan

Baca juga: Seluruh siswa diduga keracunan sudah pulang

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pertemuan Prabowo dengan Guru Besar Berlangsung Tertutup

    PRESIDEN Prabowo Subianto mengumpulkan para guru besar, rektor, hingga dekan dari berbagai perguruan tinggi pada Kamis, 15 Januari 2026. Pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta ini berlangsung tertutup. Scroll…

    Kemenimipas Panen Raya Serentak: Sektor Pertanian 99.930 Kg-Perikanan 19.608 Kg

    Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto memimpin Panen Raya Serentak di seluruh Indonesia, yang terpusat di Lapas Kelas I Cirebon. Hasil panen keseluruhan meliputi sektor pertanian, perkebunan,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *