Lisbon berduka, kecelakaan kereta wisata Gloria tewaskan 15 orang

Lisbon berduka, kecelakaan kereta wisata Gloria tewaskan 15 orang

  • Kamis, 4 September 2025 09:30 WIB
  • waktu baca 2 menit
Lisbon berduka, kecelakaan kereta wisata Gloria tewaskan 15 orang
Ilustrasi — Kereta wisata dengan sistem kabel “funicular” di Lisbon, Portugal. (ANTARA/Anadolu)

Brussels (ANTARA) – Sekurangnya 15 orang tewas dan 18 lainnya terluka saat kereta wisata Gloria yang bersejarah di Lisbon, Portugal, keluar jalur dan menabrak sebuah bangunan di Rua da Gloria, demikian laporan media setempat.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu pukul 18.00 waktu setempat (23.00 WIB) saat kereta kabel yang memiliki sistem “funicular” itu bergerak turun dari titik keberangkatan Sao Pedro de Alcantara ke titik Restauradores, menurut laporan Diario de Noticias.

Sistem kereta kabel “funicular” memiliki ciri khas, yaitu dua kereta yang berada pada ujung yang berlawanan di jalurnya, seringkali jalur curam, terkait secara permanen, sehingga pergerakan kedua kereta saling menyeimbangi saat naik dan turunnya.

Petugas penyelamat berhasil mengevakuasi semua korban dari reruntuhan kereta. Sembilan korban cedera, termasuk lima yang terluka parah, beserta tiga lainnya yang termasuk seorang anak dengan luka ringan, dilarikan ke rumah sakit.

Penyebab kereta tersebut keluar jalur masih belum diketahui. Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan dan meneliti adanya faktor-faktor pidana.

Sementara, Dinas Pencegahan dan Penyelidikan Kecelakaan Pesawat dan Kereta Api (GPIAAF) Portugal baru akan menyisir lokasi kecelakaan pada Kamis waktu setempat karena sumber daya yang terbatas di lokasi.

Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa menyatakan “amat prihatin terhadap kecelakaan tersebut, khususnya atas jatuhnya korban tewas dan cedera serius, serta beberapa korban yang mengalami cedera ringan”.

Ia mengungkapkan rasa belasungkawa dan solidaritas dengan keluarga korban, sembari menyampaikan harapan supaya penyebab tragedi ini dapat segera dijelaskan oleh otoritas.

Pemerintah setempat juga dilaporkan akan menyatakan hari berkabung.

“Lisbon berduka. Ini adalah tragedi yang tak pernah terjadi sebelumnya di kota kita,” kata Walikota Lisbon Carlos Moedas.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Kecelakaan bus tewaskan 25 orang di Afganistan

Baca juga: Lima tewas dalam kecelakaan bus wisata di Amerika Serikat

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Serentak di 2.183 Titik Se-Indonesia

    Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 secara serentak di 2.183 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, Kamis (4/6). Hal ini dilakukan…

    Piala Dunia Hari 4: Belanda menghadapi Jepang, Curacao siap membuat sejarah

    Hari keempat Piala Dunia FIFA 2026 memiliki banyak hal untuk para penggemar. Acara utama pada hari Minggu adalah pertandingan grup Belanda vs Jepang: pertandingan antara runner-up tiga kali dan salah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *