Menteri PPPA ajak mahasiswa laporkan kekerasan di lingkungan kampus

Menteri PPPA ajak mahasiswa laporkan kekerasan di lingkungan kampus

  • Rabu, 27 Agustus 2025 15:55 WIB
  • waktu baca 2 menit
Menteri PPPA ajak mahasiswa laporkan kekerasan di lingkungan kampus
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi saat membuka acara “Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)” di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. ANTARA/HO-KemenPPPA

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak mahasiswa untuk proaktif dalam melawan berbagai bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, termasuk praktik perundungan dan kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan kampus.

“Saya mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk bersama-sama membangun budaya kampus yang berlandaskan penghormatan kepada harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kesetaraan,” ujar Menteri Arifah Fauzi di sela acara “Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)” di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Cegah kekerasan di kampus, KemenPPPA koordinasi Kemendiktisaintek

Ia mengatakan salah satu sikap proaktif adalah dengan berani melaporkan kasus-kasus yang dialami maupun diketahui oleh mahasiswa.

“Pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus membutuhkan komitmen dari seluruh pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat, bahkan keluarga,” kata Arifah Fauzi.

Menteri Arifah Fauzi juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya di bidang akademik maupun pengembangan diri di luar kelas.

Ia mengatakan masa studi di perguruan tinggi merupakan periode yang strategis dalam membentuk karakter, kapasitas, serta kepemimpinan generasi penerus bangsa. Bekal ini penting agar mahasiswa dapat mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Komnas Perempuan: Penting peran pimpinan kampus lindungi Satgas PPKS

Baca juga: Akademisi: Perguruan tinggi segera terbitkan turunan Permendikbud PPKS

“Kalian adalah generasi penerus bangsa 20 tahun yang akan datang. Semua ada di tangan anak-anakku yang sekarang bukan lagi sebagai siswa di sekolah, tetapi sudah menjadi mahasiswa, pelopor, dan fondasi Indonesia yang akan datang,” ujarnya.

Pada saat menjadi mahasiswa, lanjutnya, ambil ilmu sebanyak-banyaknya. “Kalian harus bisa saling memotivasi dan mendukung satu sama lain untuk bersama-sama menjadi generasi emas Indonesia,” tutur Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Diduga Depresi karena Utang, Lansia di Bali Ditemukan Tewas Gatung Diri

    Jakarta – Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti…

    Qatar mencetak gol telat melawan Swiss untuk mengamankan titik Piala Dunia pertama yang bersejarah

    Pemegang Piala Asia Qatar menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu untuk bermain imbang 1-1 dengan Swiss di laga pembuka Piala Dunia 2026. Boualem Khoukhi mencetak gol penyama melalui sundulan di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *