Prabowo: Indonesia kehilangan putra terbaik dalam diri Kwik Kian Gie

Prabowo: Indonesia kehilangan putra terbaik dalam diri Kwik Kian Gie

  • Rabu, 30 Juli 2025 14:27 WIB
  • waktu baca 2 menit
Prabowo: Indonesia kehilangan putra terbaik dalam diri Kwik Kian Gie
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan seusai melayat jenazah Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025). ANTARA/Andi Firdaus

Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya ekonom senior dan tokoh nasional Kwik Kian Gie.

Usai melayat ke rumah duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu siang, Presiden menyebut kepergian Kwik sebagai kehilangan besar bagi bangsa.

“Ya, saya datang hanya untuk menghormati, berbelasungkawa. Pak Kwik adalah tokoh bangsa yang sangat berjasa,” katanya.

Presiden mengatakan pemikiran Kwik Kian Gie sangat membela dan mempertahankan ekonomi nasional dan bangsa Indonesia sangat kehilangan tokoh luar biasa.

Presiden juga mengungkapkan hubungan kedekatannya secara pribadi dengan almarhum Kwik Kian Gie.

Baca juga: Prabowo melayat mendiang Kwik Kian Gie di RSPAD Jakarta jelang kremasi

Menurutnya, Kwik Kian Gie kerap memberikan nasihat dan masukan, bahkan masih sempat mengirim pesan beberapa hari sebelum wafat.

“Saya merasa dekat sama beliau. Beliau banyak kasih nasihat ke saya. Bahkan beberapa hari lalu pun masih mengirim WA, memberi saran-saran,” katanya.

Prabowo menegaskan Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. “Saya kira itu yang bisa saya sampaikan. Indonesia kehilangan putra terbaik,” ucapnya menutup pernyataan.

Kwik Kian Gie wafat pada Rabu pagi dalam usia 90 tahun. Tokoh kelahiran Pati, Jawa Tengah, itu dikenal sebagai ekonom nasionalis, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas serta Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid.

Baca juga: JK kenang Kwik Kian Gie sebagai ekonom yang sangat kritis

Baca juga: Sri Mulyani kenang cita-cita Kwik Kian Gie ingin Indonesia berdaulat

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *