Bupati Bantul tak keberatan PSIM main di SSA asal keamanan terjamin

Liga 1 Indonesia

Bupati Bantul tak keberatan PSIM main di SSA asal keamanan terjamin

  • Minggu, 27 Juli 2025 11:24 WIB
  • waktu baca 2 menit
Bupati Bantul tak keberatan PSIM main di SSA asal keamanan terjamin
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai membuka Bantul Creative Expo 2025 di Pasar Seni Gabusan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumat (25/7/2025). ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih tidak keberatan klub sepak bola PSIM Yogyakarta bermain di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul untuk Super League 2025/26 asal bisa menjamin keamanan dan ketertiban sebelum, selama, serta sesudah pertandingan berlangsung.

“Sudah melayangkan surat kepada kami, intinya kami tidak keberatan PSIM menggunakan lapangan SSA, yang penting keamanan terjaga, suporter dikondisikan,” kata Bupati Halim di Bantul, Minggu.

Bupati menekankan pihak kepolisian juga harus terlibat dalam melakukan pengamanan di kawasan stadion, agar pertandingan berjalan lancar dan aman.

Menurut Halim SSA telah menjalani audit teknis lapangan dari pihak liga maupun PSIM.

“Berarti lapangannya sendiri maupun tribun untuk penonton itu intinya cukup layak. Kami tidak keberatan, yang penting panitia bertanggung jawab, kepolisian juga nanti turut mengamankan,” katanya.

Baca juga: Sultan HB X tegaskan Maguwoharjo bisa dipakai semua tim, termasuk PSIM

Baca juga: Bupati minta PSIM jajaki suporter PSS Sleman sebelum pakai Maguwoharjo

Yang tidak kalah penting, Halim mengingatkan agar suporter PSIM maupun lawan bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan nantinya.

“Karena kan Anda berada di wilayah Kabupaten Bantul, makanya kita tidak ingin terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Itu saja,” katanya.

Halim menuturkan pihak manajemen PSIM beberapa waktu lalu sudah melakukan pertemuan langsung dengan Pemkab Bantul serta mengirimkan surat resmi terkait permohonan penggunaan SSA sebagai kandang mereka di Super League 2025/26.

“Kalau sistemnya sewa, tapi harganya lupa,” ujarnya.

Kedua pihak juga belum mengambil keputusan apakah pertandingan PSIM di SSA nantinya bisa dihadiri penonton atau tidak.

Terlebih, PSIM juga tengah menjajaki penggunaan Stadion Maguwoharjo di Sleman sebagai kandang mereka juga untuk Super League 2025/26.

Maguwoharjo sejauh ini sudah dipastikan akan menjadi kandang PSBS Biak, tetapi penggunaan oleh PSIM masih menimbulkan pro dan kontra di kalangan pejabat maupun masyarakat umum.

Baca juga: PSIM pertimbangkan Stadion Manahan jadi kandang alternatif

Baca juga: Bali United bungkam PSIM Yogyakarta 6-0 pada laga uji coba

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *