Sugiono: Kemlu masih bisa jalani tugas dubes yang kosong dengan lancar

Sugiono: Kemlu masih bisa jalani tugas dubes yang kosong dengan lancar

  • Senin, 30 Juni 2025 16:25 WIB
  • waktu baca 2 menit
Sugiono: Kemlu masih bisa jalani tugas dubes yang kosong dengan lancar
Menteri Luar Negeri Sugiono (ketiga kanan) saat rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (30/6/2025). (ANTARA FOTO/Asri Mayang Sari)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI masih tetap dapat melaksanakan semua tugas-tugas perwakilan di negara-negara yang posisi duta besarnya masih kosong.

“Kami tetap bisa melaksanakan semua tugas-tugas perwakilan di negara-negara yang tidak ada duta besarnya dengan cukup lancar,” kata Sugiono saat rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Menlu menegaskan bahwa penempatan para dubes RI di luar negeri merupakan hal yang sangat penting karena tidak mungkin kantor perwakilan Indonesia di luar negeri tidak diisi oleh dubes. “Memang benar posisi-posisi ini penting dan harus segera diisi,” ucapnya.

Lebih lanjut Sugiono mengatakan bahwa tidak mudah untuk mencari duta besar untuk RI karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan misalnya kompetensi.

“Memang tidak mudah mencari duta-duta besar sekelas Pak Havas dan Pak Arrmanatha (Tata). Jadi, perlu waktu. Alhamdulillah semua prosesnya sudah bisa kami selesaikan di Kemlu,” katanya.

Menlu berharap agar dalam satu atau dua hari ke depan sudah ada surat usulan terkait penempatan dubes ke DPR sehingga kekosongan dubes di sejumlah KBRI segera terisi.

Ia menambahkan bahwa beberapa duta besar juga hadir dalam rapat DPR hari ini, namun belum dapat berangkat karena proses dari negara akreditasi juga masih berjalan.

Baca juga: Menlu: 97 WNI dari Iran dan 26 WNI dari Yerusalem sudah dievakuasi

Baca juga: Menlu: RI terapkan politik bertetangga yang baik di tengah konflik

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    KPK Akui Sempat Kesulitan saat OTT Bupati Pati Sudewo

    Jakarta – KPK membenarkan sempat mengalami kesulitan saat melakukan proses operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo. Kesulitan yang dialami KPK karena harus mencocokkan ‘Tim 8’ yang membantu Sudewo…

    KPK Ungkap Tarif 'All In' Terkait Pemerasan Bupati Sudewo ke Perangkat Desa

    Jakarta – KPK mengungkap tarif pemerasan yang sudah dipatok Bupati Pati Sudewo untuk pengisian jabatan perangkat desa sudah ‘all in’. KPK menyebut tarif tersebut dijamin sampai proses selesai hingga calon…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *