Pemkab Blora bentuk pansel pengisian Komisaris PT Blora Patra Energi

Pemkab Blora bentuk pansel pengisian Komisaris PT Blora Patra Energi

  • Senin, 30 Juni 2025 16:22 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pemkab Blora bentuk pansel pengisian Komisaris PT Blora Patra Energi
Direktur Operasional PT BPE Prima Segara. (ANTARA/Gunawan.)

Pembentukan pansel secepatnya dibentuk, karena sudah ada surat disposisi dari Bupati Blora Arief Rohman, kepada Sekretaris Daerah

Blora (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membentuk panitia seleksi (pansel) untuk rekrutmen Komisaris PT Blora Patra Energi (BPE) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Blora, menyusul adanya kekosongan tiga jabatan komisaris.

“Pembentukan pansel secepatnya dibentuk, karena sudah ada surat disposisi dari Bupati Blora Arief Rohman, kepada Sekretaris Daerah sebagai dasar pembentukan pansel,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Blora Pujiariyanto di Blora, Senin.

Setelah tim pansel dibentuk, kata dia, tahapan selanjutnya proses rekrutmen Komisaris PT BPE.

Proses rekrutmen ini menjadi sorotan publik mengingat posisi strategis BPE sebagai BUMD yang berperan penting dalam pembangunan dan pengelolaan sektor energi di Kabupaten Blora.

Sementara itu, Direktur Operasional PT BPE Prima Segara menyebutkan tiga komisaris yang sebelumnya menjabat, yakni Seno Margo Utomo, Lilik Sugiyanto dan Istadi Rusmanto. Dari ketiganya, Seno masih memenuhi syarat usia untuk mendaftar kembali.

Meskipun terjadi kekosongan pada jajaran komisaris, kata dia, tidak berdampak langsung terhadap operasional perusahaan.

“Imbas langsung ke manajemen atau operasional tidak ada. Mengingat sumber daya manusia (SDM) di PT BPE masih mencukupi,” ujarnya.

Proses rekrutmen komisaris di PT BPE menjadi sorotan publik mengingat posisi strategis BPE sebagai BUMD yang berperan penting dalam pembangunan dan pengelolaan sektor energi di Kabupaten Blora.

Berdasarkan data per akhir Oktober 2024, PT BPE yang merupakan BUMD milik Pemkab Blora mencatatkan laporan kinerja keuangan sebesar 91.250 dolar AS.

Sedangkan sumur minyak yang dikelola mencapai 264 titik yang tersebar di Lapangan Ledok (Kecamatan Sambong) dan Lapangan Semanggi (Kecamatan Jepon Blora) berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024.

Baca juga: BUMDes kelola 160 sumur bor hasilkan minyak, sumbang desa Rp3 miliar

Baca juga: Warga Blora masih menunggu regulasi sumur minyak rakyat

Baca juga: BPBD Blora bersama tim gabungan tangani semburan gas dari sumur minyak

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *