Anggota DPR bagikan 3.000 beasiswa saat Soekarno Run di Trenggalek

Anggota DPR bagikan 3.000 beasiswa saat Soekarno Run di Trenggalek

  • Minggu, 22 Juni 2025 18:19 WIB
  • waktu baca 2 menit
Anggota DPR bagikan 3.000 beasiswa saat Soekarno Run di Trenggalek
Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini (tengah) saat menghadiri TGX Soekarno Run di Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (22/6/2025). ANTARA/HO-DPR/aa.

Kekuasaan sejati adalah keberpihakan pada rakyat kecil.

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini membagikan 3.000 beasiswa gratis saat acara TGX Soekarno Run 2025 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, kepada masyarakat.

Novita Hardini mengatakan bahwa acara maraton tersebut bukan hanya ajang olahraga, melainkan juga momentum membumikan nilai-nilai perjuangan pro rakyat ala sang proklamator, presiden ke-1 RI Ir. Soekarno.

“Oleh karena itu, hari ini saya memberikan 3.000 beasiswa gratis serta hadiah berupa 1 ekor sapi dan 10 kambing untuk rakyat Trenggalek. Ini adalah bentuk cinta kami kepada masyarakat,” kata Novita dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dikatakan pula bahwa beasiswa yang dibagikan untuk ribuan peserta Soekarno Run itu untuk tingkatkan akses pendidikan yang merata. Sementara iru, hadiah sapi dan kambing diberikan kepada peserta terpilih sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan terhadap ekonomi rakyat kecil.

Ia menjelaskan bahwa TGX Soekarno Run merupakan lari santai bertema perjuangan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas olahraga, UMKM, hingga tokoh masyarakat.

Kegiatan itu, kata dia, dikemas tidak hanya untuk kebugaran, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan dan menanamkan kembali semangat nasionalisme generasi muda.

“Apa yang dilakukan Bung Karno dahulu adalah menanamkan keberanian bermimpi besar untuk bangsanya. Maka, sekarang mari kita wujudkan mimpi-mimpi rakyat lewat aksi nyata, termasuk lewat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi,” katanya.

Wakil rakyat ini berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi tahunan, sekaligus inspirasi nasional dalam memperingati warisan pemikiran Bung Karno bahwa kekuasaan sejati adalah keberpihakan pada rakyat kecil.

Baca juga: Anggota DPR: Tidak ada kompromi untuk tambang nikel di Raja Ampat

Baca juga: Novita dukung Ponorogo tembus seleksi akhir kota kreatif dunia UNESCO

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Ketua Komisi V DPR Kesal Dengar Info Normatif soal Cuaca Saat Pesawat ATR Jatuh

    Jakarta – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus kesal mendengar penjelasan BMKG yang dianggapnya normatif saat memaparkan cuaca dan jarak pandang saat kecelakaan pesawat ATR terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan.…

    BGN Jelaskan Soal Penunjukan IDSurvey dalam Akreditasi SPPG

    BADAN Gizi Nasional atau BGN menjelaskan mekanisme dipilihnya lembaga survey, IDSurvey sebagai asesor tunggal dalam kebijakan akreditasi atau grading proyek makan bergizi gratis (MBG). Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, IDSurvey…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *