Petugas gabungan kembali copot atribut ormas di Tambora Jakbar

Petugas gabungan kembali copot atribut ormas di Tambora Jakbar

  • Jumat, 16 Mei 2025 00:58 WIB
  • waktu baca 1 menit
Petugas gabungan kembali copot atribut ormas di Tambora Jakbar
Petugas gabungan kembali menertibkan atribut-atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipasang tidak sesuai ketentuan di wilayah Tambora, Jakarta Barat, Kamis (15/5/2025). ANTARA/HO-Polres Jakbar

Jakarta (ANTARA) – Petugas gabungan kembali menertibkan atribut-atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipasang tidak sesuai ketentuan di wilayah Tambora, Jakarta Barat, Kamis.

Penertiban pun dilakukan di dua lokasi utama, yakni Pos BPPKB Banten di Jalan KH Mansyur, Tanah Sereal, dan di Jalan Pekojan Raya.

“Penertiban menyasar atribut-atribut ormas yang tidak sesuai ketentuan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” ucap Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami di Jakarta, Kamis.

Kukuh menyebut, penertiban dilakukan secara terpadu oleh Satpol PP Kecamatan Tambora dengan pengamanan dari Polsek Tambora dan Koramil 02/Tambora.

Seluruh atribut ormas yang telah ditertibkan kemudian diamankan ke Kantor Satpol PP Kecamatan Tambora untuk dilakukan pendataan dan penanganan lanjutan.

“Kegiatan ini tegaskan komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah potensi konflik sosial akibat simbol-simbol yang memicu keresahan,” imbuh Kukuh.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Komisi IX DPR Sentil Pegawai SPPG Tulis 'Rakyat Jelata Kurang Bersyukur'

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyoroti seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga yang membuat status WhatsApp ‘Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata…

    Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Andrie Yunus

    KEMENTERIAN Kesehatan memastikan pemerintah akan menggratiskan biaya pengobatan aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus. Juru bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengkonfirmasi hal ini. Scroll ke…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *