Danantara Indonesia dan USDFC perkuat komitmen pendanaan berkelanjutan

Danantara Indonesia dan USDFC perkuat komitmen pendanaan berkelanjutan

  • Rabu, 14 Mei 2025 20:02 WIB
  • waktu baca 2 menit
Danantara Indonesia dan USDFC perkuat komitmen pendanaan berkelanjutan
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani. ANTARA/Genta Tenri Mawangi/aa.

Jakarta (ANTARA) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia bersama dengan U.S. International Development Finance Corporation (USDFC) berkomitmen untuk memperkuat peran dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani bertemu dengan Chief of Staff and Head of Investments USDFC Conor Coleman dalam audiensi di Kedutaan Besar RI di Washington D.C, Amerika Serikat (AS).

Pertemuan keduanya membahas mengenai peluang pendanaan berkelanjutan bagi proyek-proyek prioritas Indonesia, khususnya di sektor transisi energi dan transformasi digital, sebagaimana keterangan resmi dikutip di Jakarta, Rabu.

Danantara Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem investasi yang mendukung transformasi sektor energi dan digital.

Baca juga: Rosan benarkan instruksi BUMN nonpublik tunda RUPS dan aksi korporasi

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong akses Indonesia terhadap mekanisme pendanaan internasional yang berbasis dampak, sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Diskusi yang berlangsung dalam suasana konstruktif ini mendapat sambutan positif dari USDFC, yang menilai Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendorong investasi berorientasi keberlanjutan.

“Kami melihat Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi hijau dan digital. Kemitraan yang solid akan membuka peluang lebih luas bagi skema pembiayaan inovatif yang memiliki dampak langsung bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Coleman.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *