Menhan tegaskan Satgas PKH bekerja secara terukur dan tak sembrono

Menhan tegaskan Satgas PKH bekerja secara terukur dan tak sembrono

  • Kamis, 27 Maret 2025 00:04 WIB
  • waktu baca 2 menit
Menhan tegaskan Satgas PKH bekerja secara terukur dan tak sembrono
Ketua Pengarah Satgas PKH yang juga Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (ANTARA/Rio Feisal)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bekerja secara terukur dan tidak sembrono, usai dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

Perpres tersebut ditetapkan Presiden Prabowo Subianto pada 21 Januari 2025.

“Pemerintah tidak melakukan hal yang sewenang-wenang, tidak bekerja secara sembrono, tetapi bekerja secara cermat dan terukur berdasarkan data yang diperoleh secara resmi dari instansi yang memang mempunyai kompetensi dalam data-data kawasan hutan, khususnya pengelolaan sawit,” kata Sjafrie yang juga merupakan Ketua Pengarah Satgas PKH, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa Satgas PKH bergerak berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Kemudian, kata dia, data tersebut diteliti oleh pihaknya.

Sementara itu, dia mengatakan bahwa Satgas PKH hingga 23 Maret 2025 telah menguasai sekitar satu juta hektare lebih lahan sawit sesuai dengan ketentuan.

Menurut dia, penguasaan lahan tersebut tetap memerhatikan hak dan kewajiban para pekerja yang lahan tempat mereka bekerja terdampak penertiban tersebut.

“Para pekerja jangan khawatir. Hak-haknya akan tetap menjadi hak yang selayaknya mereka peroleh, terutama dalam menghadapi hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Adapun bagi para pengusaha, kata dia, Satgas PKH akan mengupayakan langkah terukur dalam menentukan kewajiban-kewajiban yang perlu diselesaikan.

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Azhari
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pulang Salat Jumat, Mantan Kades di Bogor Ditusuk Pria dengan Pisau

    Jakarta – Seorang mantan kepala desa (kades) berinisial HASJ (55) ditusuk oleh pria berinisial M di wilayah Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat. Pelaku ditusuk setelah melaksanakan salat…

    Inovasi Produk Berkelanjutan, Pertamina Raih Anugerah Avirama Nawasena 2026

    INFO TEMPO – PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Anugerah Avirama Nawasena 2026 atas produk inovasi berkelanjutan yang digelar Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) di ITB Kampus…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *