Bulog Bandung pastikan stok beras aman menjelang Idul Fitri 1446 H

Bulog Bandung pastikan stok beras aman menjelang Idul Fitri 1446 H

  • Rabu, 26 Maret 2025 17:19 WIB
  • waktu baca 2 menit
Bulog Bandung pastikan stok beras aman menjelang Idul Fitri 1446 H
Situasi gudang Bulog Jabar di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/3/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)

Di gudang, kami memiliki 1.600 ton beras biasa dan 1.400 ton beras khusus Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)

Kota Bandung (ANTARA) – Perum Bulog Cabang Bandung memastikan bahwa stok beras di wilayahnya aman dan bisa mencukupi kebutuhan pangan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pimpinan Bulog Cabang Bandung Ashville Nusa Panata di Bandung, Jawa Barat, menjelaskan berdasarkan laporan cadangan beras yang tersedia kini mencapai 3.000 ton.

“Di gudang, kami memiliki 1.600 ton beras biasa dan 1.400 ton beras khusus Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran, bahkan hingga tiga bulan ke depan,” kata Ashville di Bandung, Rabu.

Ashville mengatakan menjelang Lebaran ini, Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah di Bandung Raya untuk menggelar pasar murah guna memastikan harga beras tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami selalu menyuplai beras kepada pemerintah daerah yang menggelar kegiatan pasar murah agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga wajar,” katanya.

Menurut dia, pihaknya akan menyesuaikan jumlah beras yang disalurkan ke setiap daerah berdasarkan permintaan dari pemerintah setempat.

“Kuota setiap kecamatan bervariasi tergantung kebutuhan. Pemerintah daerah yang mendata, dan kami siap menyuplai sesuai permintaan,” kata dia.

Lebih lanjut, Ashville memastikan Bulog Cabang Bandung siap menyalurkan beras kepada pemerintah daerah sepanjang bulan Ramadhan dalam setiap operasi pasar.

Oleh karena itu, dia mengatakan dengan kondisi stok yang aman tersebut, pihaknya meminta masyarakat agar tidak panik dengan membeli beras secara berlebihan.

“Kami pastikan stok bahan pokok tersedia dan mudah diakses di seluruh kecamatan. Jadi, masyarakat bisa tetap tenang dan fokus menjalankan ibadah dengan baik. Tidak perlu membeli dalam jumlah besar atau menimbun, karena pasokan aman hingga Lebaran nanti,” kata dia.

Baca juga: Bulog Cirebon sudah serap 38 ribu ton beras hasil panen petani

Baca juga: Kepala Bapanas tegaskan beras SPHP Bulog yang beredar sesuai takaran

Baca juga: Zulhas targetkan Bulog serap 800 ribu ton setara beras akhir Maret

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    KWP Bersama BNI Salurkan 2.000 Paket Peralatan Sekolah di 3 Provinsi

    Jakarta – Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menggelar aksi sosial bertajuk ‘KWP Berbagi! KWP Peduli Pendidikan’ yang dilakukan di sejumlah daerah. Secara simbolis aksi sosial dilaksanakan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,…

    Bahlil Bahas Energi Alternatif Bersama Prabowo di Istana

    PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis petang, 11 Juni 2026. Selepas rapat, Bahlil menyebut dirinya dan sang Kepala…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *