KAI Sumut antisipasi lonjakan penumpang

KAI Sumut antisipasi lonjakan penumpang

  • Senin, 24 Maret 2025 15:20 WIB
  • waktu baca 2 menit
KAI Sumut antisipasi lonjakan penumpang
Kereta Api (Antara/Juraidi)

Medan (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mengantisipasi lonjakan penumpang dengan melakukan penambahan 61.688 tempat duduk selama masa angkutan Lebaran 2025.

“Yakni penambahan dua perjalanan kereta api Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat PP setiap hari,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumut M. As'ad Habibuddin di Medan, Senin.

KAI Sumut mencatat hingga kini (24/3) tiket kereta api jarak jauh yang telah terjual pada masa angkutan Lebaran mencapai 93.080 tiket atau 53 persen dari total kapasitas yang telah disediakan 175.912 tiket.

“Rinciannya yaitu KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP sebanyak 70.166 tiket dan KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP sebanyak 22.914 tiket,” katanya.

Berdasarkan tren pemesanan, puncak penjualan tiket KA Jarak Jauh sementara ini terjadi pada H-3 Lebaran atau tanggal 28 Maret 2025, dengan jumlah tiket yang terjual sebanyak 5.784 tiket.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan tiket sesuai tanggal keberangkatan yang diinginkan, yakni dapat mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan lainnya guna meningkatkan peluang memperoleh tiket.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal diperkirakan cenderung meningkat mendekati hari keberangkatan, mengingat pola pembelian masyarakat yang lebih spontan untuk perjalanan jarak dekat.

“Tiket KA Lokal baru dibuka periode pemesanan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.KAI Sumut berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2025,” katanya.

Baca juga: KAI-Pemprov Sumut sediakan angkutan lebaran gratis

Pewarta: Juraidi
Editor: Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pegawai SPPG Diangkat PPPK, Dosen UMY: Ciderai Rasa Keadilan

    RENCANA pemerintah untuk mengangkat pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026 memicu kritik.  Kebijakan…

    Di WEF Davos, Prabowo Klaim MBG Ciptakan 600 Ribu Pekerjaan

    PRESIDEN Prabowo Subianto membanggakan proyek makan bergizi gratis atau MBG ketika berpidato di World Economic Forum Annual Meeting 2026, di Davos, Swiss. Menurut Prabowo, program yang ia unggulkan sejak masa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *