Terhenti di babak 16 besar, Jojo sebut kesulitan kontrol shuttlecock

Bulu tangkis

Terhenti di babak 16 besar, Jojo sebut kesulitan kontrol shuttlecock

  • Kamis, 13 Maret 2025 23:34 WIB
  • waktu baca 2 menit
Terhenti di babak 16 besar, Jojo sebut kesulitan kontrol shuttlecock
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengembalikan kok ke arah tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn pada final Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1/2025). Jonatan Christie keluar sebagai runner-up setelah kalah rubber gim 21-18, 17-21, dan 18-21. ANTARA FOTO/Fauzan/foc.

Hari ini memang saya tidak bisa menguasai situasi di lapangan

Jakarta (ANTARA) – Terhenti di babak 16 besar, Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonathan Christie sebut kesulitan mengontrol laju shuttlecock karena kondisi lapangan yang berangin.

Pebulu tangkis peringkat ketiga dunia tersebut bertekuk lutut dari tunggal India Lakshya Sen lewat dua gim langsung pada babak 16 besar All England 2025 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Kamis malam WIB.

“Bukan permainan yang baik memang, saya kesulitan mengontrol laju shuttlecock, kondisi lapangan juga cukup berangin berbeda dengan pertandingan kemarin,” kata Jojo, sapaan akrabnya, dikutip dari PBSI.

Jojo mengaku sudah berusaha dengan sebaik mungkin dan terus beradaptasi dengan kondisi shuttlecock dan arah angin yang menyulitkannya untuk menerapkan pola permainan yang sesuai.

Baca juga: Jelang All England, Jojo alami ketidaknyamanan paha

Namun usaha tersebut terus gagal dan menjadi momentum Lakshya Sen untuk memanfaatkan keunggulan.

“Saya mencoba yang terbaik tapi tidak bisa. Hasil yang harus diterima,” kata Jojo.

Jojo mengungkapkan bahwa tidak terlalu terbebani sebenarnya dengan kekalahan yang diderita dari tunggal India tersebut ketika menghentikannya pada gelaran Olimpiade Paris 2024 lalu.

“Tidak ada pikiran dengan kekalahan di Olimpiade Paris dari dia, hari ini memang saya tidak bisa menguasai situasi di lapangan,” ungkap juara All England 2024 tersebut.

Kekalahan ini sekaligus membuat Jojo harus menerima ketangguhan Lakshya Sen yang menghentikannya dalam dua pertemuan terakhir.

​​​​​​​Dengan terhentinya Jojo sekaligus juga mengubur mimpi Indonesia untuk bisa mempertahankan gelar juara All England di nomor tunggal putra, usai semua wakil Merah Putih kini telah terhenti.

Baca juga: Ana/Tiwi menyerah rubber game di tangan ganda putri Jepang

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Respons Cepat 110 Temukan Tas Bocah Tertinggal di Sabang Tengah Malam

    Kota Depok – Seorang ibu bernama Lia membagikan pengalamannya pertama kali menghubungi call center 110 Polri. Lia meminta bantuan 110 untuk mengecek tas berisi tablet milik putrinya, C (7) yang…

    Projo Ungkap Kesehatan Jokowi Sudah Pulih 99 Persen

    SEJUMLAH kelompok relawan pendukung mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta pada awal Mei kemarin. Kelompok relawan yang dimaksudkan antara lain, Projo dan Bara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *