Denmark tingkatkan kemampuan pertahanan di Greenland

Denmark tingkatkan kemampuan pertahanan di Greenland

  • Rabu, 25 Desember 2024 16:02 WIB
Denmark tingkatkan kemampuan pertahanan di Greenland
Denmark berupaya meningkatkan kemampuan pertahanan di Greenland menyusul pernyataan kontroversial Presiden terpilih AS, Donald Trump, demikian menurut laporan surat kabar Jyllands Posten pada Selasa (24/12/2024). ANTARA/Anadolu/py

Athena (ANTARA) – Denmark tengah berupaya meningkatkan kemampuan pertahanan di Greenland menyusul pernyataan kontroversial Presiden terpilih AS, Donald Trump, menurut laporan media setempat pada Selasa (24/12).

“Selama bertahun-tahun, kami tidak cukup berinvestasi di Arktik. Sekarang kami merencanakan kehadiran yang lebih kuat,” ujar Menteri Pertahanan Troels Lund Poulsen kepada surat kabar Jyllands Posten.

Tanpa menyebutkan jumlah pasti, Poulsen menekankan bahwa anggaran tambahan dalam skala dua digit miliar krona akan dialokasikan untuk membeli setidaknya dua kapal patroli samudra kelas Tetis, dua drone jarak jauh, serta merekrut personel militer untuk Komando Arktik Gabungan, yang bertanggung jawab atas keamanan Kepulauan Faroe dan Greenland.

Trump pada Minggu (22/12) menyatakan di platform Truth Social, bahwa “demi Keamanan Nasional dan Kebebasan di seluruh dunia, Amerika Serikat merasa bahwa kepemilikan dan kontrol atas Greenland adalah suatu keharusan mutlak.”

Sehari setelah pernyataan Trump, Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menegaskan, “Greenland adalah milik rakyat Greenland.”

“Kami tidak untuk dijual dan tidak akan pernah dijual. Kami tidak boleh kehilangan perjuangan panjang kami untuk kebebasan,” tambahnya.

Greenland, yang merupakan wilayah otonom di bawah monarki Denmark, memiliki parlemen dan pemerintahan sendiri, tetapi tetap mengirimkan dua anggota ke Folketing, atau parlemen Denmark.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Donald Trump ungkit lagi keinginan supaya Greenland dikuasai AS

Baca juga: Greenland tolak usulan Donald Trump untuk dikuasai AS

Baca juga: Trump batal ke Denmark setelah ditolak beli Greenland

Penerjemah: Primayanti
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Ancaman DO ke Mahasiswa FHUI Buntut Grup Chat Pelecehan

    Jakarta – Pihak Universitas Indonesia (UI) turun tangan melakukan investigasi kasus dugaan pelecehan seks di grup chat mahasiswa Fakultas Hukum. UI menyiapkan sanksi, termasuk DO jika terbukti ada pelanggaran. Fakultas…

    Hujan Deras Guyur Solo Semalam, Ratusan Rumah di 8 Kelurahan Banjir

    Jakarta – Hujan deras mengguyur wilayah Solo Raya semalam. Ratusan rumah di 8 kelurahan dilaporan terendam banjir. Dilansir detikJateng, Rabu (15/4/2026), air mulai masuk ke pemukiman warga di berbagai kelurahan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *