Wamendagri: Calon kepala daerah tidak janjikan pengangkatan honorer

Wamendagri: Calon kepala daerah tidak janjikan pengangkatan honorer

  • Sabtu, 23 November 2024 22:03 WIB
Wamendagri: Calon kepala daerah tidak janjikan pengangkatan honorer
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat meninjau gudang logistik KPU Bandarlampung. Bandarlampung, Sabtu (23/11/2024). (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

“Kemarin setelah rapat dengan DPR RI Komisi II kami ingatkan mengenai janji-janji mengenai pengangkatan honorer dan rekrutmen selama pemilihan kepala daerah,”

Bandarlampung (ANTARA) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta calon kepala daerah dalam proses pemilihan kepala daerah dapat berhati-hati dan tidak memberikan janji pengangkatan honorer.

“Kemarin setelah rapat dengan DPR RI Komisi II kami ingatkan mengenai janji-janji mengenai pengangkatan honorer dan rekrutmen selama pemilihan kepala daerah,” ujar Bima Arya Sugiarto di Bandarlampung, Sabtu.

Ia pun mengingatkan kepada calon kepala daerah di berbagai daerah untuk berhati-hati dalam menyampaikan janji-janji mengenai pengangkatan honorer dan harus menghormati aturan yang berlaku.

“Bagaimanapun kita harus menghargai sistem yang ada. Sebab kasihan yang sudah antre lama, mereka yang sesuai prosedur ini harus diprioritaskan jangan sampai didahului karena ada peserta yang memiliki kedekatan dengan tokoh-tokoh tertentu,” katanya.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi setiap pelaksanaan pemilihan kepala daerah hingga tahap terakhir.

“Dan mohon laporannya dari masyarakat untuk saling mengawasi, sebab Kementerian Dalam Negeri pun sudah mengumumkan sudah ada hotline pengaduan. Jadi kalau ada hal-hal yang tidak sesuai aturan silahkan laporkan, karena kita bicara tentang keadilan dan kita ingatkan kepada semua pasangan calon kepala daerah agar berhati-hati,” ucap dia.

Dia pun mengingatkan semua pihak untuk menjaga netralitas selama proses pemilihan kepala daerah.

“Kepada unsur aparatur sipil negara juga diharapkan untuk menjaga netralitas selama pemilihan kepala daerah, agar semua dapat berjalan secara lancar,” tambahnya.

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    7 Fakta Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Makan Korban

    Jakarta – Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Tol Cipularang arah Jakarta. Kecelakaan menewaskan dua orang. Dirangkum detikcom, Jumat (6/3/2026), kecelakaan terjadi Kamis (5/3) malam tepatnya di Tol Cipularang…

    Top Nasional: Gaji Guru Turun hingga Mahasiswa UI Melawan

    SEJUMLAH artikel tentang peristiwa politik dan sosial di kanal Nasional Tempo mendapat sorotan dari mayoritas pembaca. Berita itu adalah penyebab gaji guru turun pada 2026, rencana aksi mahasiswa Universitas Indonesia,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *