Gerindra minta kader galang dukungan untuk partai dan Prabowo – RakyatPos.ID Network

Jakarta (RakyatPos.ID) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta para kader menggalang dukungan untuk partai dan bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto.

“Cara berjuang memenangkan Gerindra untuk Pemilu 2024 dengan menggalang dukungan tetangga. Sampaikan ke tetangga untuk 50 rumah ke depan, belakang, samping kanan dan kiri,” katanya di Jakarta, Sabtu.

Cara berjuang itu disampaikan Muzani pada pertemuan konsolidasi ribuan saksi Gerindra dari tiga kecamatan di Jakarta Timur.

Cara berjuang selanjutnya dengan menjaga perilaku di masyarakat, menjadi contoh untuk masyarakat dan menjelaskan secara baik serta sopan, untuk orang-orang yang tidak senang dengan Prabowo dan Gerindra.

“Bila ada berita baik tentang Prabowo dan gerindra, tolong disebarkan,” ujarnya.

Baca juga: Gerindra ingatkan caleg agar tidak beri janji palsu pada Pemilu 2024

Baca juga: Gerindra nilai pernyataan PKB evaluasi koalisi masukan bukan ancaman

Dia juga meminta untuk menggunakan gawai sebagai alat perjuangan baru melalui perang udara. Dia berpesan agar para kader tetap tenang, tidak usah grasa grusu, karena Pemilu masih tersisa delapan bulan lagi.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad berpesan agar para kader, untuk menggencarkan serangan darat dengan mengetok pintu rumah warga.

“Sampaikan pesan-pesan dari Prabowo Subianto dan Partai Gerindra,” katanya.

Dasco meminta agar para kader yang akan menjadi saksi di tempat pemungutan suara (TPS) tetap bersemangat, walaupun ada kader yang meninggalkan partai dan pindah ke partai lain. “Perlu kebesaran jiwa dan kekompakan,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, diselingi undian bagi-bagi uang tunai dengan total ratusan juta rupiah dan beberapa unit motor.

Untuk diketahui, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Pewarta: Fauzi
Editor: Chandra Hamdani Noor
Sumber : A N T A R A

Redaksi Pos

Related Posts

Republik Kongo memberikan suara dalam pemilu yang dapat memperpanjang kekuasaan Sassou selama 42 tahun

Presiden petahana Denis Sassou Nguesso, 82 tahun, mencalonkan diri untuk masa jabatan kelima dalam pemilu yang diboikot oleh partai-partai politik besar. Republik Kongo memberikan suara dalam a pemilihan presiden Pemerintahan…

Vietnam menyelenggarakan pemilihan umum, 93% kandidat berasal dari Partai Komunis yang berkuasa

Vietnam memilih anggota parlemen dari daftar kandidat ⁠hampir secara eksklusif dipilih oleh partai yang berkuasa. Para pemilih di Vietnam memberikan suara mereka untuk memilih anggota Majelis Nasional, badan legislatif tertinggi…