Viral Rusa di Taman Sriwedari Solo Makan di Tempat Sampah

Jakarta

Viral rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, mengais makanan dari tempat sampah. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kemudian turun tangan untuk melakukan penanganan.

Dilansir detikJateng, momen tersebut sempat diabadikan pengunjung dan diunggah di media sosial Threads. Dalam unggahan akun Threads bobbypratm, terdapat tiga foto yang memperlihatkan makanan dan rusa koleksi di Taman Sriwedari.

“tadi makan mie di miesaerah57, lokasinya ada di Sriwedari, Surakarta. Pas udah slese makan, agak kaget & miris sih ada rusa yang mengorek2 tempat sampah buat cari makan. Si rusa ternyata makan sampah. Sebagai orang yang jarang ke Surakarta, jujurly aku agak shock sih wkwkwkwkwkwk apakah se tidak terurus itu rusa disana?,” tulis akun bobbypratm, seperti dilihat detikJateng, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan tersebut sempat viral dan direspons oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau langsung kawasan Taman Sriwedari untuk memastikan kondisi satwa sekaligus mengevaluasi pengelolaan kawasan wisata tersebut.

Astrid juga melakukan rapat koordinasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait untuk mengambil langkah penataan kawasan ke depan. Sebab, pengelolaan kawasan Taman Sriwedari harus ditingkatkan baik dari aspek kebersihan, kenyamanan pengunjung, maupun kesejahteraan satwa.

“Banyak masukan dari masyarakat terkait kondisi yang ada saat ini, termasuk perlunya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan lingkungannya bersih. Ini menjadi perhatian kami bersama,” kata Astrid.

Baca selengkapnya di sini.

(aik/aik)

  • Related Posts

    Mengapa pemilu Armenia mendapat perhatian begitu besar di luar negeri?

    Rusia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa semuanya mempunyai kepentingan karena geopolitik menjadi pusat perhatian. Armenia sedang menuju tempat pemungutan suara. Para pemilih akan memilih antara Perdana Menteri Nikol Pashinyan, yang…

    100 hari setelah perang melawan Iran, Trump gagal menggalang dukungan AS

    Hari Minggu menandai 100 hari perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Namun seiring dengan berlanjutnya perundingan pertempuran dan gencatan senjata, konflik tersebut tetap tidak populer di kalangan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *