Lepas Keberangkatan Kloter 112, Bupati Kediri Ingatkan Jemaah Jaga Kebersamaan di Tanah Suci

INFO TEMPO – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 112 asal Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) pada Rabu, 20 Mei 2026. Kloter tersebut mendapat perhatian karena salah satu jemaahnya, Marsiyah (105 tahun), warga Desa Bulu, Kecamatan Semen, tercatat sebagai jemaah haji tertua di Indonesia pada musim 2026.

Dalam pelepasan tersebut, terdapat empat bus yang membawa jamaah menuju Embarkasi Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Marsiyah akan didampingi anak keduanya yaitu Muidah (63 tahun) selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Bupati yang akrab disapa Dhito itu mengatakan sebanyak 1.219 jemaah asal Kabupaten Kediri berangkat menunaikan ibadah haji pada musim ini. Menurut dia, jumlah tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Kediri. 

“Alhamdulillah tadi jamaah tertua usia 105 berangkat di kloter 112. Total jamaah haji Kabupaten Kediri tahun ini ada di 1219,” ujarnya.

Dhito pun berharap seluruh jemaah senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air. “Tentunya kita doakan bersama semoga seluruh jamaah haji yang berangkat bisa diberikan kesehatan keselamatan dan tentunya ibadah haji yang mabrur,” ujarnya. 

Dhito juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama berada di Tanah Suci. Menurut dia, hal tersebut perlu dilakukan mengingat jumlah pendamping haji daerah yang tersedia terbatas dibandingkan dengan total jemaah yang diberangkatkan. (*)

  • Related Posts

    Catatan JPPI soal Prabowo Ingin Bahasa Prancis Diajarkan di Sekolah

    Jakarta – Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia Ubaid Matraji menanggapi instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan Bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah. Ubaid mengungkit tingkat literasi dasar anak-anak Indonesia yang…

    Bahasa Prancis Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Penjelasan Kemendikdasmen

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto ingin Bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Waka Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menilai perlu adanya pemetaan sebaran guru Bahasa Prancis di Indonesia. “Terkait…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *