Menteri Pendidikan mengatakan 16 orang tewas, 79 luka-luka di Sekolah Perempuan Utumishi di Gilgil, Kenya tengah.
Sedikitnya 16 siswa tewas ketika kebakaran melanda sebuah asrama di sebuah sekolah perempuan di sebuah kota di Kenya tengah, kata polisi dan seorang pejabat pemerintah.
Menteri Pendidikan Julius Ogamba mengatakan pada hari Kamis bahwa 79 orang terluka setelah kebakaran terjadi semalam di Sekolah Perempuan Utumishi di Gilgil, Kabupaten Nakuru.
Cerita yang Direkomendasikan
daftar 3 barang
- daftar 1 dari 3Empat orang tewas setelah minibus dipanggil dengan kereta api di Belgia
- daftar 2 dari 3Sedikitnya 23 orang tewas setelah ledakan melanda Maiduguri di Nigeria, kata polisi
- daftar 3 dari 3Setidaknya 21 orang tewas saat bus menabrak Ngarai Kashmir
daftar akhir
Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.
Polisi mengatakan mereka memimpin upaya penyelamatan dan tanggap darurat di kota tersebut, yang terletak sekitar 120 km (74 mil) barat laut ibu kota, Nairobi.

Rekaman yang ditayangkan oleh Citizen Television menunjukkan kaca jendela pecah dan dinding bernoda asap.
Masoud Mwinyi, seorang komandan polisi senior, mengatakan kepada wartawan di sekolah bahwa 50 petugas sedang menyisir area sekitar sekolah untuk mencari siswa yang mungkin telah melarikan diri ketika kebakaran terjadi. “Karena kaget, takut, dan cemas, banyak orang yang keluar, dan itu terjadi pada malam hari,” ujarnya.
Kenya mempunyai sejarah panjang mengenai kebakaran sekolah. Lebih dari 60 kasus kebakaran di sekolah menengah negeri tercatat pada tahun 2018 saja, menurut data pemerintah. Banyak kebakaran dilakukan oleh pelajar yang memprotes disiplin yang keras dan kondisi yang buruk, demikian temuan para peneliti.
Pada tahun 2024, kebakaran mematikan 21 siswa di sebuah sekolah asrama dasar di dekat Kabupaten Nyeri. Penyebab kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti.
Pada tahun 2017, 10 siswa tewas dalam kebakaran sekolah di Nairobi. Seorang siswa didakwa melakukan pembunuhan.







