Jakarta – Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji, pemasok sabu terhadap jaringan narkoba Andre Fernando alias The Doctor yang kini tengah diburu Bareskrim Polri diduga melakukan operasi plastik (oplas). Pak Cik diduga telah mengubah identitas dan kewarganegaraannya.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan keterangan ini muncul dari pengakuan The Doctor yang saat ini ditahan Bareskrim Polri. Menurut pengakuan The Doctor, dia terakhir kali bertemu Pak Cik di tahun 2024 dan telah berganti wajah.
“Berdasarkan keterangan Andre Fernando alias The Doctor terakhir kali bertemu dengan Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji, pada tahun 2024, yang bersangkutan diduga telah melakukan operasi plastik pada bagian wajah sehingga terdapat perbedaan dengan foto yang ditunjukkan oleh penyidik,” ujar Brigjen Eko Hadi, dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).
Berdasarkan keterangan The Doctor ini, penyidik Bareskrim Polri bekerja sama dengan Pusident Bareskrim Polri kemudian melakukan sketsa wajah dengan bantuan rekayasa teknologi berbasis artificial intelligent (AI). Dari foto yang dibagikan oleh Bareskrim, terdapat perbedaan wajah yang mencolok antara penampilan lama dan baru Pak Cik.
Dari sketsa tersebut, garis wajah Pak Cik lebih halus, sementara wajah lamanya lebih tegas. Pak Cik yang ‘baru’ juga memiliki kumis dan jambang yang tidak terlalu lebat.
Perbedaan mencolok lainnya terdapat pada bagian hidung. Yang mana, hidung Pak Cik setelah operasi plastik lebih mancung.
Ini adalah foto Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji sebelum operasi plastik. Foto: dok. Istimewa
Ganti Kewarganegaraan
Penyidik juga mengungkap fakta baru soal Pak Cik. Berdasarkan keterangan The Doctor, Pak Cik telah pindah kewarganegaraan.
“Berdasarkan keterangan Andre The Doctor, Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji diketahui berdomisili di Malaysia dan diduga telah berpindah kewarganegaraan menjadi warga negara Saint Kitts and Nevis,” jelasnya.
Lukamul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji merupakan WNI asal Aceh yang diduga kuat merupakan bandar narkotika jaringan internasional. Ia terafiliasi dengan jaringan Andre alias The Doctor.
Berdasarkan keterangan The Doctor, sebelumnya dia pernah mengirimkan narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram kepada Erwin Iskandar alias Koh Erwin, bandar narkoba asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Masih berdasarkan keterangan The Doctor, sabu tersebut dia peroleh dari Pak Cik.
“Berdasarkan keterangan Andre Fernando alias The Doctor, Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji ini merupakan DPO BNN RI terkait perkara TPPU tindak pidana narkotika,” tuturnya.
Penyidik Bareskrim juga menganalisis sejumlah rekening jaringan sindikat narkoba yang terhubung dengan Hendra. Dari hasil analisis diketahui total transaksi dari 4 rekening penampungan Hendra Lukmanul Hakim selama periode 28 Desember 2018 sampai dengan 31 Maret 2026 mencapai 14.961 transaksi dengan nilai Rp 464.144.761.398,46 (empat ratus enam puluh empat miliar seratus empat puluh empat juta tujuh ratus enam puluh satu ribu tiga ratus sembilan puluh delapan rupiah koma empat puluh enam sen).
(mea/eva)






