Pekerja stadion Piala Dunia Los Angeles mengancam akan penempatan atas penempatan ICE

Para pekerja yang disiarkan oleh serikat pekerja lokal mengatakan kehadiran ICE akan menciptakan iklim ketakutan selama Piala Dunia FIFA 2026.

Para pekerja di Stadion SoFi di Los Angeles telah memutuskan untuk melakukan pemogokan jika agen penegakan imigrasi federal dikerahkan di tempat tersebut ketika menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA pada bulan Juni dan Juli.

UNITE HERE Local 11 – serikat pekerja yang mewakili sekitar 2.000 karyawan perhotelan – pada hari Senin menuntut jaminan federal bahwa Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) tidak akan digunakan selama pertandingan yang dijadwalkan di stadion.

Tempat tersebut, yang selama turnamen akan dikenal sebagai Stadion Los Angeles, akan menjadi tuan rumah delapan pertandingan Piala Dunia, termasuk pertandingan pembuka Amerika Serikat pada 12 Juni.

Para pekerja di arena olahraga termahal di dunia tersebut mengatakan kehadiran ICE akan menciptakan iklim ketakutan bagi diri mereka sendiri dan para penggemar.

“ICE seharusnya tidak ikut serta dalam pertandingan ini,” kata Isaac Martinez, juru masak stadion, pada protes di luar venue.

“Kami tidak ingin hidup dalam ketakutan untuk berangkat kerja, atau takut ditahan saat pulang ke rumah.”

“Jika kami tidak mencapai kesepakatan, saya dan rekan-rekan saya siap merekam,” tambah Martinez, berbicara atas nama pekerja yang sebagian besar terdiri dari staf konsesi makanan dan minuman.

Pekerja Stadion SoFi, yang tergabung dalam serikat Lokal 11, melakukan piket di luar markas Komite Tuan Rumah Piala Dunia FIFA Los Angeles 2026 pada May Day, Jumat, 1 Mei 2026, di Los Angeles. (Foto AP/Jae C.Hong)
Pekerja Stadion SoFi melakukan protes di Los Angeles pada May Day [Jae C Hong/AP]

ICE telah memimpin tindakan keras terhadap imigrasi yang dilakukan Presiden Donald Trump.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengecam badan tersebut atas perilaku mereka dalam penggerebekan di beberapa kota di AS, termasuk Los Angeles tahun lalu.

Pada awal tahun 2026, agen ICE menembak mati dua pengunjuk rasa Amerika di Minneapolis.

Para pekerja pada hari Senin juga menyuarakan kekhawatiran atas proses akreditasi FIFA, yang mengharuskan karyawan untuk menyerahkan data pribadi sebelum turnamen, yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli di AS, Kanada, dan Meksiko.

“Kami meminta FIFA untuk tidak membagikan informasi kami kepada badan-badan ICE, negara asing, atau badan intelijen,” kata pekerja Yolanda Fierro.

Para pengunjuk rasa yang membawa bola plastik dan tanda bertuliskan “Keluarkan ICE dari Piala Dunia” mendapat dukungan dari Tom Steyer, seorang kandidat Partai Demokrat dalam pemilihan gubernur Kalifornia.

Mandat ICE adalah pengendalian perbatasan, kata pemmodal yang kini menjadi politisi tersebut.

“Adakah yang bisa menjelaskan apa yang dimaksud dengan Piala Dunia? Tidak ada,” kata Steyer.

“Bagaimana mungkin lembaga ini akan ada di sini ketika kita tahu bahwa mereka adalah ancaman mutlak, ancaman tanpa hukum, terhadap pekerja di California?”

  • Related Posts

    Pramono dan Ketua DPRD DKI Bahas Opsi Terbitkan Obligasi Daerah

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membahas dampak tekanan ekonomi dunia terhadap keuangan Pemprov DKI bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. Salah satu yang dibahas ialah opsi penerbitan obligasi…

    Menkum Ungkap Peluang Pemuda Papua Akses Pendidikan Kedinasan

    Jakarta – Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas mengatakan Kementerian Hukum membuka ruang afirmasi bagi generasi muda Papua dalam mengakses pendidikan kedinasan hingga peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *