Insiden itu terjadi di Golders Green, ibu kota Inggris, yang merupakan rumah bagi banyak populasi Yahudi.
Polisi Inggris telah menangkap seorang pria setelah dua orang Yahudi ditikam di London utara, menurut kelompok Yahudi, setelah serangkaian serangan yang menargetkan situs-situs Yahudi di daerah tersebut.
Pria berusia 45 tahun itu ditangkap setelah dia terlihat berlari dengan pisau “berusaha menikam anggota masyarakat Yahudi”, kata pengawas lingkungan Yahudi Shomrim pada hari Rabu di media sosial.
Cerita yang Direkomendasikan
daftar 3 barang
- daftar 1 dari 3‘Kejahatan kebencian’: Polisi Inggris menyelidiki dugaan serangan pembakaran di masjid
- daftar 2 dari 3Dua orang tewas dalam serangan di dekat sinagoga Inggris, tersangka ditembak oleh polisi
- daftar 3 dari 3Masyarakat Yahudi di Inggris mengecam larangan Aksi Palestina sebagai tindakan yang ‘tidak sah dan tidak etis’
daftar akhir
Ditambahkannya, dua orang yang ditikam sedang dirawat oleh Hatzola, layanan ambulans sukarelawan Yahudi.
Insiden di ibu kota Inggris itu terjadi di Golders Green, rumah bagi komunitas besar Yahudi.
Community Security Trust juga melaporkan serangan itu dalam sebuah postingan di media sosial.
“Kami bekerja sama dengan polisi dan mendesak siapa pun yang memiliki informasi untuk segera menghubungi polisi, Shomrim dan CST,” kata badan amal tersebut, yang memberikan nasihat keselamatan dan keamanan kepada kelompok Yahudi dan bangunan seperti sinagoga.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menggambarkan penikaman itu sebagai hal yang “sangat memprihatinkan”.
Starmer mengatakan kepada anggota parlemen di parlemen bahwa penyelidikan polisi sedang dilakukan dan “kita semua harus … benar-benar bertekad untuk menangani pelanggaran-pelanggaran ini, seperti yang sering kita lihat akhir-akhir ini”.
Walikota London Sadiq Khan mengutuk serangan tersebut.
“Telah terjadi serangan mengerikan terhadap dua warga Yahudi London di Golders Green. Polisi telah melakukan penangkapan dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua layanan darurat dan sukarelawan yang heroik… atas tanggapan cepat mereka,” kata Khan dalam sebuah postingan di media sosial.
“Komunitas Yahudi di London telah menjadi sasaran serangkaian serangan antisemitisme yang mengejutkan. Sama sekali tidak ada tempat untuk antisemitisme di masyarakat,” tambahnya.
Insiden ini terjadi setelah serangkaian serangan pembakaran di sinagoga dan tempat komunitas di London utara dalam beberapa pekan terakhir.
Serangan pertama pada akhir Maret menyebabkan empat ambulans milik Hatzola terbakar.
Insiden berikutnya menyusul, termasuk serangan terhadap Sinagoga Kenton United di Harrow serta gedung amal Yahudi.
Pekan lalu, Sinagoga Reformasi Finchley menjadi sasaran.
Polisi telah menangkap 26 orang atas berbagai serangan yang dilancarkan sejak awal aksi tersebut Perang AS-Israel melawan Iran pada tanggal 28 Februari.
Banyak dari kejadian tersebut diklaim oleh kelompok yang kurang dikenal, diyakini terkait dengan Iran, bernama Harakat Ashab al-Yamin al-Islamiya (HAYI), yang berarti Gerakan Islam Rakyat Tangan Kanan.




