Pengedar Obat Keras Ilegal di Bogor Ditangkap, Ribuan Butir Disita

Jakarta

Polisi menangkap seorang pria berinisial A (29) di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. A merupakan pengedar obat-obatan keras tanpa izin edar atau ilegal.

Kapolsek Babakan Madang AKP Trias Karso Yuliantoro mengatakan penangkapan dilakukan pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Ribuan butir obat disita sebagai barang bukti.

“Barang bukti hexymer 1.384 butir, tramadol 100 butir, dan trihexyphenidyl 180 butir,” kata Trias, Rabu (15/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penangkapan berawal pada hari Selasa (14/4) sekitar pukul 21.00 WIB, polisi menemukan sejumlah pemuda berkumpul dan meminum minuman keras di Desa Cipambuan.

“Dan ketika diperiksa oleh tim Opsnal Polsek Babakan Madang, didapati obat keras terlarang jenis tramadol sebanyak 1 butir di kantong celana,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pemuda tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk pengembangan peredaran obat ilegal itu.

“Kemudian Tim Opsnal beserta Unit Reskrim Polsek Babakan Madang melakukan penangkapan terhadap penjual obat keras terlarang di rumahnya di Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja,” tuturnya.

Pada saat penangkapan, diamankan barang bukti obat-obatan di kantong celana pelaku. Kemudian polisi juga melakukan penggeledahan di rumahnya dan ditemukan ribuan butir obat tersebut.

“Polisi mengamankan pelaku dan barang bukti, serta menyerahkan pelaku untuk dilakukan tindakan lebih lanjut ke Satresnarkoba Polres Bogor,” pungkasnya.

(rdh/yld)

  • Related Posts

    Hakim MK: Mengapa Dana MBG Tak Masuk Kemensos atau Kemenkes?

    HAKIM Mahkamah Konstitusi (MK) Guntur Hamzah mempertanyakan alasan pemerintah menempatkan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) dalam sektor pendidikan. Guntur juga mempertanyakan mengapa prioritas Presiden Prabowo Subianto itu tak diintegrasikan…

    Soal Antrean Haji, Maman Imanul Tegaskan War Tiket Bukan Solusi

    INFO NASIONAL – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menilai wacana penerapan skema war tiket dalam penyelenggaraan ibadah haji perlu dikaji secara hati-hati. Ia menilai isu yang lebih…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *