Cak Imin: PKB Realistis Dukung Prabowo di Pemilu 2029

KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan ia belum memiliki rencana untuk maju dalam pemilihan calon presiden dan wakil presiden 2029. Menurut Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu, PKB akan mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk dua periode.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“2029 Pak Prabowo masih maju dan masih sangat kuat, karena itu ya PKB harus realistis. Pak Prabowo kalau maju pasti menang, dan kami dukung yang menang lah,” kata politikus yang kerap disapa Cak Imin itu di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKB di Jakarta, pada Jumat malam, 10 April 2026.

Muhaimin mendampingi Anies Baswedan melawan dua pasangan calon lain di pemilu 2024. Pasangan itu dikalahkan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kini Muhaimin membawa PKB menjadi partai pendukung Prabowo dan menjadi menteri di Kabinet Merah Putih.

Muhaimin hanya tertawa saat ditanya apakah ia mengincar posisi untuk menjadi wakil Prabowo dalam pemilu 2029. “Haduh sudah kita belum berpikir 2029 soal saya pribadi, sekarang partai dulu lah,” kata dia.

Dalam acara halalbihahalal internal PKB kemarin, Wakil Ketua Umum PKB Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan bahwa partai itu memiliki cita-cita untuk menjadikan Muhaimin sebagai presiden atau wakil presiden pada 2029. Agar bisa memenangkan Pemilihan Umum 2029, Hanif mendorong agar sistem kaderisasi di PKB dioptimalkan untuk membesarkan partai.

“Kita sebagai partai bukan hanya sekedar akan bertahan tetapi ke depan juga bisa akan terus lebih besar, bisa terus mencapai target-target yang menjadi tujuan besar kita termasuk menjadikan Gus Muhaimin sebagai presiden atau wakil presiden 2029 yang akan datang,” kata Hanif saat menyampaikan sambutan.

Hanif optimistis PKB bisa menjadi sarana persiapan individu-individu untuk menjadi pemimpin di masa depan. Mantan Menteri Tenaga Kerja itu melihat bahwa pertarungan politik bukan semata soal popularitas, atau kelengkapan logistik belaka, tetapi juga soal siapa yang paling siap untuk memimpin. 

“Nah inilah ruang kosong yang mungkin bisa diisi oleh PKB untuk menyiapkan kader-kader di berbagai tempat yang bener-bener siap untuk memimpin,” ujar Wakil Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat ini. 

  • Related Posts

    RI dan 73 Negara Desak DK PBB Perkuat Perlindungan Pasukan Perdamaian

    Jakarta – Indonesia menginisiasi pernyataan bersama yang didukung 73 negara-negara kontributor pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Pernyataan bersama itu mendesak Dewan Keamanan PBB memperkuat perlindungan terhadap pasukan…

    Kukuhkan DPP IKM 2025-2030, Andre Rosiade Serukan Kolaborasi Perantau Minang

    Jakarta – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) periode 2025-2030 resmi dikukuhkan. Acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi warga Minangkabau di perantauan dan memperkuat sinergi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *