Foto: Teheran merayakannya saat Iran dan AS menyetujui gencatan senjata selama dua minggu

Iran memuji gencatan senjata sebagai sebuah ‘kemenangan’, dan memuji persatuan nasional dan kesabaran dalam perjanjian negosiasi AS.

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran.

Demonstran Iran mencakup slogan-slogan sambil memegang bendera Iran dan poster Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei dalam pertemuan di Lapangan Enqelab-e-Eslami (Revolusi Islam) di Teheran. Demonstrasi tersebut setelah pengumuman gencatan senjata selama dua minggu dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan diadakan di Teheran menyusul berita tentang perjanjian gencatan senjata selama dua minggu yang memungkinkan negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Iran telah menerima pemadaman sementara permusuhan, dan pembicaraan akan dimulai pada hari Jumat di Pakistan, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan dia akan menghentikan operasi militer jika Teheran membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya. Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa jalur aman melalui jalur air penting ini akan dikoordinasikan dengan angkatan bersenjata Iran selama periode dua minggu.

Terrobosan ini terjadi setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mendesak Trump untuk memperpanjang batas waktu negosiasi dan meminta Iran memulihkan akses ke selat tersebut.

Para pejabat Iran menggambarkan gencatan senjata sebagai sebuah “kemenangan”, dan mengklaim bahwa prasyarat negosiasi mereka telah diterima oleh AS. Mereka menegaskan bahwa pengakuan Trump atas kemajuan dalam poin-poin utama yang terjadi memvalidasi posisi Iran. Perwakilan pemerintah mengatakan kepada masyarakat bahwa hasil ini berasal dari persatuan nasional, kesabaran, dan kekuatan militer selama konflik.

Para pejabat mencatat bahwa strategi awal AS-Israel – yang berupaya untuk meruntuhkan pemerintah Iran melalui pembunuhan yang ditargetkan terhadap para pemimpin – gagal. Konflik yang terjadi pada minggu-minggu berikutnya, dalam pandangan mereka, menunjukkan kemampuan Iran untuk mempertahankan operasi militer dan mempertahankan diri tanpa batas waktu.

Sebaliknya, Trump mengkarakterisasi perjanjian tersebut sebagai “kemenangan total dan menyeluruh. 100 persen. Tidak diragukan lagi,” dalam wawancara telepon singkat dengan kantor berita AFP tak lama setelah mengumumkan perjanjian tersebut. Dia menambahkan bahwa cadangan uranium Iran akan “diurus dengan sempurna” berdasarkan persyaratan tersebut, dan mengakui peran Tiongkok dalam memfasilitasi negosiasi.

Meskipun ada gencatan senjata, anggota parlemen dari Partai Demokrat mengatakan mereka akan terus mengejar pemakzulan Trump, dengan alasan retorika “genosida” dan “tidak tertekuk” terhadap Iran.

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Penduduk Teheran membanjiri jalan-jalan, dengan gembira mengibarkan bendera untuk perjanjian gencatan senjata dua minggu antara Iran dan Amerika Serikat, menandai jeda dalam permusuhan sengit yang telah mencengkeram kedua negara selama berminggu-minggu. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Kerumunan memenuhi jalan-jalan di Teheran hingga larut malam setelah pihak berwenang mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Seorang gadis memegang bendera Iran di jalan Enqelab-e-Eslami, atau Revolusi Islam, di Teheran. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Demonstran Iran membakar bendera AS dan Israel saat berkumpul setelah pengumuman gencatan senjata selama dua minggu. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Seorang wanita memegang bendera Iran dan poster mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam pertemuan setelah pengumuman gencatan senjata selama dua minggu dalam perang tersebut. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Seorang pengunjuk rasa memegang poster Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei di jalan Enqelab-e-Eslami, atau Revolusi Islam, di Teheran. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Para pengunjuk rasa memegang poster mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dengan tanda ditampilkan dalam bahasa Farsi: “Matilah Amerika,” saat berkumpul setelah pengumuman gencatan senjata selama dua minggu. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Para pengunjuk rasa membakar bendera Israel di alun-alun Enqelab-e-Eslami, atau Revolusi Islam, di Teheran. [Vahid Salemi/AP Photo]

Perayaan di ibu kota Iran, Teheran

Rapat bermunculan di ibu kota Irak, Bagdad, menyusul pengumuman gencatan senjata dua minggu antara Iran dan AS. [Vahid Salemi/AP Photo]

  • Related Posts

    Wali Kota Padang Fadly Amran Siap Selaraskan Program Pembangunan Kota dengan Provinsi

    INFO TEMPO – Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkomitmen menyelaraskan seluruh program pembangunan daerah agar sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Pemerintah Pusat. Langkah ini dinilai penting untuk…

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *