Fakta-fakta Pengadaan Puluhan Ribu Motor untuk SPPG MBG

BADAN Gizi Nasional membenarkan adanya pengadaan barang berupa kendaraan sepeda motor untuk operasional proyek makan bergizi gratis (MBG). Hal ini disampaikan Kepala BGN Dadan Hindayana usai muncul video viral di media sosial ihwal puluhan ribu sepeda motor berlogo lembaga urusan gizi ini.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat bagian dalam dan luar gedung di suatu wilayah berjejer penuh sepeda motor. Kendaraan roda dua itu tampak masih dibungkus plastik dengan logo BGN pada bagian samping sepeda motor.

Ini yang saya spill ini, semua motornya tuh ada 70.000 untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang. Nah, kira-kira semua karyawannya atau cuma kepala dapur SPPG-nya doang, saya kurang paham,” kata pria yang merekam video tersebut, seperti diunggah akun Instagram @bantenraya pada Senin, 6 April 2026.

Perekam video itu mengatakan sepeda motor berlogo BGN merupakan kendaraan listrik. Dia mengatakan gudang sepeda motor BGN terletak di Jawa Barat, tetapi tak spesifik menyebut lokasinya.

Berikut Tempo merangkum sejumlah fakta ihwal pengadaan sepeda motor untuk proyek MBG ini.

1. Pengadaan Motor Bagian Perencanaan Anggaran 2025

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, pengadaan puluhan ribu sepeda motor itu termasuk dalam perencanaan anggaran lembaganya di tahun 2025. Dia mengatakan proses realisasi pengadaan sepeda motor MBG ini secara bertahap dimulai pada akhir tahun lalu.

Menurut dia, motor-motor itu bakal digunakan oleh kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG. “Fungsi pengadaan motor untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” kata Dadan dalam keterangannya pada Selasa, 7 April 2026.

2. Motor MBG Belum Didistribusikan

Kepala BGN Dadan Hindayana memastikan puluhan ribu motor MBG belum didistribusikan ke pihak pengguna hingga saat ini. Dia berujar sepeda motor milik BGN itu masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara sebelum bisa dipakai.

“Setelah seluruhnya lengkap akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara,” ujar Dadan.

3. BGN: Realisasi Motor MBG 21 Ribu Unit

Kepala BGN Dadan Hindayana membantah informasi yang menyebutkan lembaganya membeli 70 ribu sepeda motor untuk operasional MBG. Dia mengklaim pengadaan sepeda motor hanya mencapai 21 ribu unit.

“Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari (total) 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” ucap Dadan.

Dadan berharap publik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Dia menyatakan pengadaan sepeda motor MBG ini sebagai bagian upaya pemerintah memastikan kelancaran program prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
  • Related Posts

    KPK Panggil Wabup Rejang Lebong Terkait Kasus Suap Bupati Fikri Thobari

    Jakarta – KPK memanggil 10 saksi untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari. Salah satu yang dipanggil KPK ialah Wakil Bupati Rejang…

    Kapolda Sumsel Ingatkan Jajaran Terus Berbuat Baik: Beri Manfaat ke Masyarakat

    Palembang – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho, membuka secara resmi Audit Kinerja Itwasda Polda Sumsel Tahap I Tahun Anggaran 2026. Irjen Sandi mengatakan audit ini sekaligus melihat apakah kinerja…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *