Legislator Imbau Warga Sulut dan Malut Tetap Waspada Antisipasi Gempa Susulan

INFO TEMPO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Husni, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pascagempa bumi berkekuatan M7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Menurut dia, potensi gempa susulan masih dapat terjadi dan perlu diantisipasi dengan langkah-langkah keselamatan yang tepat.

“Gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Utara maupun di Maluku Utara itu lumayan kuat, 7,6 Skala Richter,” kata dia, Jumat, 3 April 2026. Dia pun berharap kesiapsiagaan warga dalam menghadapi gempa susulan dengan mencari lokasi aman yang minim risiko. “Jadi biasanya setiap ada gempa baru, selalu ada gempa-gempa susulan.”

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sementara itu, masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah pesisir agar segera mengamankan diri ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini guna menghindari potensi tsunami. “Masyarakat yang ada di pinggir pantai diharapkan untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Dan bila terjadi gempa susulan, diharapkan mencari titik kumpul seperti lapangan yang tidak ada bangunan dan jaringan listrik,” tambah dia.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan, ketenangan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat. Dia pu meminta agar warga tidak panik namun tetap siaga. “Untuk masyarakat, tetap tenang, jangan panik dalam menghadapi situasi gempa bumi ini,” ujar dia.

Legislator Dapil Sumatera Utara I ini pun mendorong pemerintah melalui instansi terkait untuk segera melakukan penanganan cepat di lapangan. Dia meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak.

“Kami meminta BNPB, Basarnas, Kemensos, dan Kemenkes untuk sesegera mungkin turun ke daerah bencana melakukan evakuasi, menyiapkan tenda bagi rumah yang runtuh, serta menyediakan makanan siap saji dan obat-obatan,” ujar dia.

Langkah cepat dan terkoordinasi, kata dia, sangat penting guna menekan dampak kerusakan serta meminimalisir korban jiwa. Dengan kewaspadaan masyarakat dan respons cepat pemerintah, diharapkan penanganan bencana dapat berjalan optimal serta keselamatan warga tetap terjaga. (*)

  • Related Posts

    Mengapa pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran diserang?

    WHO telah memperingatkan risiko ‘bencana’ jika pelepasan radioaktif terjadi. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr Iran telah menjadi sasaran empat kali sejak perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran dimulai lebih dari sebulan…

    Para pengunjuk rasa mengerumuni kedutaan AS di Tel Aviv, menuntut berakhirnya perang

    Lewati tautanLewati ke Konten Hidup Menu navigasi berita Afrika Asia AS & Kanada Amerika Latin Eropa Asia Pasifik Timur Tengah Dijelaskan Pendapat Olahraga Video Fitur Ekonomi Hak Asasi Manusia Krisis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *