Tembakan tentara Israel terhadap kendaraan WHO di Gaza selatan menunjukkan satu orang, lapor petugas medis

Sopir WHO Majdi Aslan meninggal dan seorang dokter WHO terluka, bersama beberapa warga Palestina lainnya, kata sumber medis.

Seorang anggota staf Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tewas di Gaza dan beberapa lainnya terluka ketika tentara Israel menembaki kendaraan mereka, menurut sumber, termasuk koresponden Al Jazeera.

Pelanggan WHO Majdi Aslan, 54, tewas pada hari Senin. Seorang dokter dari organisasi internasional dan beberapa warga Palestina lainnya juga terluka dalam insiden di Khan Younis timur, menurut sumber di rumah sakit Nasser dan Al-Aqsa di daerah kantong tersebut.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Ketika perhatian dunia terus tertuju pada perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, maka Israel pun menjadi sasarannya melanjutkan serangannya di Jalur Gazayang hampir setiap hari terjadi tembakan dan serangan Israel sejak gencatan senjata dicapai pada bulan Oktober, dengan lebih dari 700 warga Palestina terbunuh sejak itu, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Insiden hari Senin itu terjadi di daerah dekat dengan apa yang disebut garis kuning di timur Khan Younis, lapor Hani Mahmoud dari Al Jazeera.

Pasukan Israel menembak “tanpa memandang bulu” ke arah orang-orang dan kendaraan yang bergerak di sepanjang Jalan Salah al-Din di Jalur Gaza selatan, katanya.

Sebuah kendaraan komersial mengangkut warga sipil antara Gaza selatan dan tengah. Disusul mobil yang membawa pegawai WHO, kata Mahmoud.

“Sopirnya tertembak di kepala, dan saat dia diangkut ke Rumah Sakit Al-Aqsa, dia dinyatakan meninggal,” lapor koresponden dari Kota Gaza. Tujuh orang lainnya menderita luka-luka, tambahnya.

Terjemahan: Qamar Majdi Mustafa Aslan (54 tahun), warga kamp Bureij, yang naik setelah terluka dalam menembak yang menargetkan kendaraan Organisasi Kesehatan Dunia di Jalan Salah al-Din sebelah timur kota Khan Younis.

WHO tidak segera mengkonfirmasi bahwa orang yang ditembakkan adalah seorang karyawan, namun mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke Al Jazeera bahwa “pagi ini, sebuah insiden keamanan kritis terjadi di Gaza dan sedang ditinjau oleh otoritas terkait”.

“Sebagai [a] Karena kejadian keamanan kritis ini, evakuasi medis hari ini dari Gaza melalui Rafah ke Mesir telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tambah pernyataan itu.

WHO telah mengawasi koordinasi antara Mesir dan Israel sejak pembukaan penyeberangan Rafah, yang memungkinkan sejumlah kecil warga Palestina yang terluka dan sangat membutuhkan bantuan medis untuk mencari perawatan di luar negeri.

Namun Israel terus membatasi masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah yang terkepung, dan juga menutup jalur penyeberangan penting pada hari-hari awal serangan. Perang AS-Israel melawan Iran.

Di tempat lain pada hari Senin di bagian selatan Khan Younis, seorang pria Palestina berkebutuhan khusus ditembak setelah ditembak oleh tentara Israel.

Di utara, serangan pesawat tak berawak di Kota Gaza menjatuhkan satu orang, kata Mahmoud.

“Targetnya adalah sebuah sepeda listrik… yang bergerak di area yang terkena serangan rudal drone. Serangan itu mematikan…seorang pria berusia 36 tahun yang sedang bergerak…di sekitar kamp pengungsian,” lapornya.

Seorang anak juga terluka dalam serangan itu dan sekarang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit, tambah koresponden tersebut.

Dua warga Palestina juga tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel di lingkungan Yarmouk dan Shujayea, menurut sumber medis di Rumah Sakit al-Shifa.

Sumber di rumah sakit Gaza melaporkan kematian delapan warga Palestina akibat serangan udara Israel di luar wilayah yang dikuasai Israel sejak Minggu.

  • Related Posts

    Cegah Resiko Keracunan, BGN Awasi Kualitas Makanan dari Penerima Manfaat

    Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kini kualitas makanan dipantau secara langsung atau real time melalui laporan dari penerima manfaat.…

    Ebola menyebar di Kongo ketika pihak yang berwenang berjuang untuk membendung wabah tersebut

    Umpan Berita Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo bagian timur menyebar ketika kasus-kasus yang ditularkan secara lokal telah dikonfirmasi di negara tetangga, Uganda. Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan risiko kesehatan masyarakat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *