Iran mengatakan Selat Hormuz 'tidak akan pernah kembali ke keadaan semula' bagi AS dan Israel

Pembaruan langsung,

Para pejabat Iran menolak ultimatum Trump dan mengutuk ancaman terbaru sebagai ‘hasutan untuk melakukan kejahatan perang’.

hidup

Pasukan keamanan Israel dan tim penyelamat bekerja di tengah-tengah bangunan tempat tinggal yang terkena rudal Iran di Haifa, Israel, Minggu, 5 April 2026.

Video ini mungkin berisi pola atau gambar cahaya yang dapat memicu kejang atau menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang yang memiliki sensitivitas penglihatan.

Al Jazeera Langsung

Diterbitkan Pada 6 April 2026

  • Donald Trump punya tetapkan batas waktu hari Selasa bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi “neraka”, dengan mengatakan AS akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran.
  • Iran mengatakan akan menanggapi “dengan cara yang sama” terhadap setiap serangan terhadap infrastrukturnya, dan para pejabat senior mengecam pernyataan presiden AS tersebut sebagai “hasutan untuk melakukan kejahatan perang”.

  • Related Posts

    2 Jukir Kafe Aniaya Marbot gegara Ditegur Parkirkan Mobil di Masjid

    Bandar Lampung – Kakak beradik juru parkir di Lampung, Erick Estrada (39) dan Heri Erlangga (33), ditangkap polisi usai menganiaya marbot masjid, Muhammad Mastur (90). Keduanya berdalih kesal karena ditegur…

    Gerakan Hemat Energi, Bupati Sragen Bersepeda ke Kantor

    BUPATI Sragen Sigit Pamungkas memulai pekan kerja dengan bersepeda dari rumah dinasnya ke kantor pada Senin, 6 April 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap program penghematan energi. Langkah itu sekaligus menjadi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *