Di Korea, Prabowo Bertemu Carmen Personel Hearts2Hearts

PRESIDEN Prabowo Subianto sempat bertemu anggota grup K-Pop Hearts2Hearts asal Indonesia, Carmen, di sela-sela kunjungan kenegaraan ke Republik Korea pada Rabu, 1 April 2026. Momen ini dibagikan oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung melalui unggahan pada akun media sosial Instagramnya.

Dalam salah satu unggahan tampak Presiden Lee dan Presiden Prabowo berfoto dengan Carmen. Lee dan Prabowo berdiri mengapit Carmen. Ketiganya tersenyum ke arah kamera seraya memberikan simbol jari hati (finger heart)—sebuah gestur menyilangkan ibu jari dan telunjuk untuk membentuk hati kecil. Pose itu lazim digunakan di oleh bintang K-Pop dan para penggemarnya. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Carmen, lahir di Denpasar, 28 Maret 2006, menjadi salah satu wajah baru yang mewakili Indonesia di industri K-Pop. Perempuan bernama lengkap Nyoman Ayu Carmenita adalah idol Indonesia pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment, salah satu agensi terbesar di Korea Selatan.

Dalam pertemuan dengan Presiden Lee dan Presiden Prabowo, Carmen hadir sebagai salah satu tamu dalam jamuan makan siang kenegaraan Indonesia dan Korea Selatan yang digelar di Cheong Wa Dae alias Gedung Biru, sebutan untuk Istana Kepresidenan Republik Korea. Acara ini merupakan salah satu rangkaian agenda kunjungan resmi Prabowo ke Korea Selatan.

Pada takarir dalam unggahan di Instagram @2_jaemyung, Presiden Lee menekankan peningkatan kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia demi kemakmuran kedua negara. 

‘Bersama, kita melangkah lebih jauh.’ Kata-kata Presiden Indonesia Prabowo sangat menyentuh hati saya,” tulis Presiden Lee. 

Lawatan Presiden Prabowo ke Negeri Ginseng menghasilkan kesepakatan penguatan kerja sama bilateral melalui kemitraan strategis komprehensif khusus atau special comprehensive strategic partnership. Indonesia disebut menjadi satu-satunya negara di dunia yang memiliki kemitraan tersebut dengan Korea Selatan.

Selain itu di Korea Selatan, Prabowo juga menyaksikan pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Indonesia dan Korea Selatan, serta menerima penghargaan kehormatan tertinggi The Grand Order of Mugunghwa dari Pemerintah Korea Selatan.

  • Related Posts

    NasDem Usul WFH Swasta Tiap Jumat: Bisa Tekan Penggunaan BBM

    Jakarta – Kapoksi NasDem Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago menilai work from home (WFH) swasta dapat menekan konsumsi BBM. Irma mengatakan WFH swasta bisa dilakukan hari Jumat. “Menurut saya,…

    Bertemu Prabowo, Presiden Korsel Singgung Pasokan LNG RI

    PRESIDEN Korea Selatan Lee Jae-myung mengutarakan keinginannya meningkatkan kerja sama pada sektor energi dengan Indonesia, di tengah ketidakpastian global imbas perang Asia Barat. Presiden Lee mengungkapkan ini secara langsung kepada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *