Apa yang bisa dilakukan negara-negara untuk mengatasi kekurangan energi yang sedang terjadi?

Konflik di Timur Tengah telah memutus 20 persen pasokan bahan bakar dunia. Negara-negara berebut mencari alternatif.

Gangguan di Selat Hormuz telah memutus akses terhadap seperlima pasokan minyak dan gas dunia, menyebabkan banyak negara berjuang mencari alternatif lain.

Lalu apa yang bisa mereka andalkan untuk menutupi kekurangan tersebut dalam waktu cepat?

Banyak negara Asia beralih ke batu bara, membuka kembali pabrik-pabrik yang tutup dan memperluas produksi.

Para pembuat kebijakan mengatakan kebutuhan energi yang mendesak akan menggantikan permasalahan lingkungan.

Negara lain berharap untuk beralih ke energi terbarukan. Tenaga surya kini menjadi bentuk listrik termurah di banyak belahan dunia. Namun energi terbarukan, terutama tenaga angin, mendapat persetujuan dari pemerintah Trump.

  • Related Posts

    Penambangan batu bara di Tiongkok menurunkan sedikitnya 90 orang, menyebabkan sembilan orang hilang

    Umpan Berita Menimbulkan gas di tambang batu bara Liushenyu di provinsi Shanxi, Tiongkok, telah menurunkan sedikitnya 90 pekerja, dan sembilan orang masih hilang. Terjadi pada Jumat malam ketika ratusan penambang…

    Sesditjen Dukcapil Dorong Aktivasi IKD di Belitung Timur untuk Sistem Perlindungan Sosial

    INFO TEMPO – Sekretaris Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam meminta pemerintah daerah berkomitmen tinggi mendukung aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pintu masuk utama sistem Perlinsos. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *