Pengobatan Rutin Lebih Tenang Berkat Layanan JKN

INFO TEMPO – Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini dirasakan langsung oleh Rita Zahara (54), peserta segmen mandiri kelas dua yang rutin menjalani pengobatan akibat gangguan saraf.

Rita mengungkapkan bahwa dirinya harus secara berkala menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit. Selama menggunakan layanan dari BPJS Kesehatan, ia merasakan proses pelayanan yang cepat dan lancar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Pelayanannya cukup cepat dan saya langsung ditangani. Dari pendaftaran sampai pemeriksaan semuanya berjalan lancar,” ujar Rita.

Selain kecepatan layanan, Rita juga mengapresiasi sikap tenaga medis yang dinilai ramah dan profesional. Ia merasa mendapatkan penjelasan yang jelas terkait kondisi kesehatannya, sehingga membuatnya lebih tenang selama menjalani perawatan.

“Dokter dan perawatnya ramah, cara bicaranya baik, semua prosedur dijelaskan secara rinci, jadi saya merasa mengerti dan lebih tenang saat dirawat,” tuturnya.

Rita juga menegaskan bahwa selama menjalani pengobatan, ia tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan dibandingkan pasien lain. Menurutnya, seluruh peserta JKN mendapatkan pelayanan yang setara tanpa diskriminasi.

“Semua diperlakukan sama dan cukup baik. Saya tidak merasa ada perbedaan walaupun saya peserta BPJS Kesehatan dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Sebagai peserta JKN, Rita merasakan kehadiran program ini memberikan rasa aman dalam mengakses layanan kesehatan. Dengan adanya jaminan pembiayaan, ia tidak lagi terbebani oleh kekhawatiran terhadap biaya pengobatan.

“Dengan JKN, saya bisa berobat dengan tenang karena sudah ada jaminan. Ini sangat membantu saya dan keluarga dalam berobat, sehingga saya dan keluarga tidak takut lagi untuk datang ke rumah sakit,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Rita berharap kualitas layanan JKN dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat Indonesia.

“Semoga pelayanan JKN terus ditingkatkan dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Program ini sangat penting untuk kesehatan rakyat Indonesia,” pungkas Rita.(*)

  • Related Posts

    Apa yang bisa dilakukan negara-negara untuk mengatasi kekurangan energi yang sedang terjadi?

    Konflik di Timur Tengah telah memutus 20 persen pasokan bahan bakar dunia. Negara-negara berebut mencari alternatif. Gangguan di Selat Hormuz telah memutus akses terhadap seperlima pasokan minyak dan gas dunia,…

    Budi Djiwandono Dukung Pemerintah Minta DK PBB Rapat Darurat Usai Prajurit TNI Gugur

    Jakarta – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, mengecam keras serangan terhadap prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). Dia menilai serangan terhadap pasukan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *