Kepala BPJPH: Pasar Kramat Jati Percontohan Pasar Halal

Jakarta

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menyebut Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, merupakan percontohan pasar halal di Jakarta. Dia mengatakan penjualan makanan dan minuman halal serta nonhalal telah dipisah dengan baik.

“Kenapa percontohannya? Satu, di sini mencanangkan pasar halal. Bukan berarti nggak boleh jual alkohol, bukan berarti nggak boleh jual daging babi. Penjualan daging babi dikontrol dengan satu tangga khusus di sana yang nggak nyampur,” kata Haikal di Pasar Kramat Jati, Minggu (29/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan penjual daging halal dan daging nonhalal punya tempat masing-masing. Menurutnya, hal ini merupakan cara yang baik agar konsumen tidak khawatir saat membeli daging.

“Nggak kecampur, karena kan dikhawatirkan kecampur,” jelas dia.

Haikal juga menyebut daging olahan di Pasar Kramat Jati sudah tersertifikasi halal. Selanjutnya, warung-warung makan di pasar tersebut juga akan mendapat fasilitas sertifikasi halal gratis.

“Terus dari daging olahan juga tadi kami cek, semuanya telah tersertifikasi halal. Jadi Pasar Kramat Jati Jakarta Timur ini adalah salah satu pasar percontohan ya. Dan untuk resto-resto di bawahnya juga kami berikan sertifikat halal gratis,” ucapnya.

Dia mengatakan ada 114 pasar di DKI Jakarta yang akan ditata soal sertifikasi halal. Menurutnya, Pasar Kramat Jati bisa menjadi contoh untuk pasar lain.

“Pasar Kramat Jati ini salah satu percontohan banget di antara 114 pasar yang lain. Saya berharap ini dijadikan percontohan gitu,” ucapnya.

(tsy/haf)

  • Related Posts

    H+5 Arus Balik, Posko Kesehatan di PLBN Skouw Tetap Siaga hingga Akhir Maret

    Jakarta – Memasuki H+5 arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas perlintasan orang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) mulai menunjukkan tren…

    Diduga Ngantuk, Pemotor Ayah dan Anak Terperosok ke Parit di Puncak Bogor

    Bogor – Pengendara motor terperosok ke parit sedalam 10 meter usai menabrak jembatan besi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengantuk. “Kecelakaan tunggal pengendara motor,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *