SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Rosario de Marshal alias Hercules di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Saat menerima kunjungan Hercules, Teddy menyebut Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya itu sebagai sahabat lamanya.
Teddy mengunggah momen kunjungan Hercules lewat media sosial Instagram pribadinya, @Teddy_HQ. Dalam video yang dia unggah, Teddy mengatakan sudah belasan tahun mengenal Hercules.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Teddy mengatakan kunjungan Hercules, yang didampingi dua putranya, adalah dalam rangka Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. “Hari ini ada kawan lama, 15 tahun lalu ketemu, mau silaturahmi lebaran,” kata Teddy, Sabtu, 28 Maret 2026.
Dalam video tersebut, mereka mendiskusikan anak-anak Hercules yang berkuliah di luar negeri. Teddy bertanya soal kampus tempat belajar dua putra Hercules yang menyertainya, yaitu Herdinand dan Khayrel.
Herdinand mengatakan dirinya telah lulus dari Loyola Marymount University, Los Angeles, Amerika Serikat. Sementara Khayrel mengatakan dirinya lulus dari kampus di Melbourne, Australia di mana dia belajar manajemen bisnis.
Teddy pun menanyakan kabar dua anak Hercules lainnya yang tidak ikut berkunjung. Keduanya adalah Dede dan Zahnia Zahra yang juga berkuliah di luar negeri.
Hercules pun mengatakan dirinya bangga dengan anak-anaknya yang berkuliah di luar negeri. “Bapaknya boleh preman, tapi anaknya mantap,” kata dia.
Teddy juga memberikan wejangan untuk anak-anak Hercules. “Belajar terus kamu ya, segera banggakan orang tua,” tuturnya.
Dalam laporan Majalah Tempo edisi 15 Mei 2025, pamor Hercules dan GRIB Jaya semakin mencorong setelah Prabowo Subianto dilantik menjadi presiden pada Oktober 2024. Prabowo dikabarkan memang sudah berteman dengan Hercules sejak masih aktif di Tentara Nasional Indonesia.
GRIB Jaya yang didirikan pada 2011 juga mulanya bertujuan sebagai organisasi sayap Partai Gerindra. Hal ini bahkan tercantum dalam anggaran dasar GRIB yang kemudian berubah pada 2019. Mereka yang bergabung ke GRIB adalah pendukung Prabowo dan Gerindra.
GRIB dan Hercules tetap setia dengan Prabowo meski tiga kali kalah dalam pemilihan presiden. Ini yang diduga menjadi penyebab pengurus teras Partai Gerindra tak terbuka mengatakan tak ada hubungan formal antara Prabowo dan Gerindra dengan GRIB dan Hercules. Sebab, akar rumput GRIB masih menganggap Prabowo pembina mereka. Sementara Prabowo tengah memerintahkan kabinetnya memberangus premanisme.






