Satu Tahun Kepemimpinan Fadly Amran-Maigus Nasir : Kota Padang on the Right Track

INFO TEMPO – Wali Kota Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir menorehkan pencapaian pembangunan selama satu tahun memimpin Kota Padang. Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 hingga kini, hasil kinerja mereka menunjukkan tren positif terhadap sejumlah indikator makro daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penurunan angka kemiskinan.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang pada 2025 tercatat 84,93, melampaui target sebesar 84,51. Adapun tingkat kemiskinan pada 2025 berhasil ditekan menjadi 3,63 persen dari target 3,66 persen. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 4,16 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 9,70 persen, sedikit di atas target 9,60 persen. Adapun Gini Ratio berada pada angka 0,348, masih lebih tinggi dari target 0,32.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Fadly Amran menyampaikan, pencapaian ini merupakan hasil kerja seluruh elemen pemerintah dan dukungan masyarakat Kota Padang. “Kami akan terus memperkuat performa melalui implementasi sembilan program unggulan yang telah dijalankan secara konsisten,” katanya. Sebagai implementasi program pembangunan, Pemerintah Kota Padang menghadirkan sembilan program unggulan yang didukung oleh 40 aktivasi.

Pertama, Padang Amanah yang fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan bersih dan bebas pungutan liar, peningkatan integritas pelayanan publik dengan capaian survei integritas sebesar 75 persen, serta optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah. Kedua, Padang Juara diwujudkan melalui pemberian bantuan LKS dan seragam sekolah gratis bagi siswa kurang mampu.

Realisasinya untuk siswa SD sebanyak 7.442 orang (92 persen dari target 8.050 siswa) dan SMP sebanyak 7.440 orang (92 persen dari target 8.100 siswa). Selain itu, terdapat pemberian beasiswa luar negeri yang sudah diterima enam mahasiswa.

Ketiga, Smart Surau melalui kegiatan Subuh Mubarakah yang diikuti 42.635 siswa (60 persen dari 71.058 siswa SD dan SMP), penyediaan 130 titik akses internet gratis di rumah ibadah, serta pembangunan 12 ruang pembelajaran digital. Keempat, Sinergi Nagari untuk menguatkan posisi lembaga adat dan pelestarian nilai budaya Minangkabau. Program ini dilaksanakan melalui aktivasi Dubalang Kota, yang berhasil berperan dalam penekanan angka tawuran di Kota Padang secara signifikan atau mendekati nol saat ini.

Kelima, Padang Melayani mencakup pemberian BPJS Kesehatan gratis bagi 43.698 jiwa, BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.000 pekerja rentan, serta bantuan insentif kepada 77 keluarga pasien kurang mampu. Keenam, Padang Rancak direalisasikan melalui pembangunan dua taman kota, yaitu Rimbo Kaluang dan Taman Aliran Kenangan. Ada pula pemeliharaan jalan lingkungan dan perumahan sepanjang 1.608 meter, serta pemeliharaan drainase dengan bentangan 553 meter.

Ketujuh, Padang Sigap yang menghadirkan 208 orang Dubalang Kota, layanan Sigap Call Center 112 dengan 382 pengaduan lintas OPD, serta pelayanan Dokter Warga kepada 382 pasien. Kedelapan, UMKM Naik Kelas melalui pendampingan dan digitalisasi bagi 2.520 pelaku usaha, bantuan untuk 270 pelaku usaha, serta partisipasi 2.250 pelaku usaha dalam seleksi UMKM Juara.

Kesembilan, Jelajah Padang mencakup penyediaan 150 personel pengamanan di kawasan Pasar Raya dan Pantai Padang, didukung sepuluh unit segway, lima tenda satgas, serta pembangunan dua unit toilet bersih di area publik.

Fadly Amran menambahkan, berbagai program unggulan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami tidak hanya fokus pada pencapaian angka, melainkan bagaimana program-program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. “Ke depan, kami akan terus memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas SDM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.”

Sepanjang satu tahun kepemimpinan Fadly Amran-Maigus Nasir, Pemerintah Kota Padang berhasil meraih 30 penghargaan. Rinciannya, 24 penghargaan tingkat nasional, empat tingkat provinsi, satu tingkat internasional, serta satu penghargaan dari lembaga independen nasional tentang inklusi sosial dengan skor 3,6. “Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dan membuktikan Kota Padang berada pada jalur yang tepat dalam pembangunan,” kata Fadly Amran.

(*)

  • Related Posts

    'Iran tidak menganggap rencana 15 poin Trump sebagai awal diplomasi'

    ‘Iran tidak menganggap rencana 15 poin Trump sebagai awal jalur diplomatik’ Yg bisa disebut Alex Vatanka dari Institut Timur Tengah membahas bagaimana diplomasi AS dan Iran untuk mengakhiri perang setelah…

    Unpad Terima 2.407 Mahasiswa Baru S1 dari SNBP 2026

    UNIVERSITAS Padjadjaran (Unpad) menerima 2.407 mahasiswa baru S1 atau jenjang sarjana dari hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Rektor Unpad Arief S. Kartasasmita mengucapkan selamat kepada para calon mahasiswa baru…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *