PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat virtual dengan jajaran menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu, 28 Maret 2026. Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat itu untuk membahas kebijakan ekonomi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Hari Sabtu siang sampai dengan sore hari ini, 28 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas,” ujar Teddy dalam takarir di akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Teddy mengatakan sekitar 15 menteri Prabowo menghadiri rapat yang diselenggarakan melalui konferensi video tersebut. Mereka yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kemudian ada pula Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Teddy berujar, rapat Prabowo dengan para pembantunya ini untuk menentukan penyesuaian dan penentuan beberapa kebijakan ekonomi dan energi.
Pemerintah saat ini sedang menyiapkan sejumlah skema kebijakan untuk mengantisipasi dampak krisis global. Musababnya, perang yang berkecamuk di Asia Barat sejak akhir Februari lalu menyebabkan harga minyak dunia melonjak dan pasokan seret.
Presiden Prabowo Subianto pun mengutarakan keinginannya berhemat untuk menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ini. Hal ini ia sampaikan dalam sidang kabinet paripurna, dua pekan lalu.
Salah satu opsi untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak adalah dengan penerapan kebijakan satu hari kerja dari rumah alias work from home bagi pegawai negeri dan pegawai swasta.





