Jakarta –
Banjir sempat terjadi di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Tim SAR Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya turun tangan mengevakuasi sejumlah warga yang terdampak.
Proses evakuasi berlangsung pada Sabtu (21/3) malam. Banjir di Ciracas terjadi usai hujan mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Tinggi genangan hingga semalam mencapai 1,5 meter.
Personel SAR tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung melakukan penanganan di dua titik permukiman warga, yakni di Jl. Bulak Ringin Gang Garuda 3 dan Jl. Shafa Marwa Gang Haji Jisah. Kehadiran personel Brimob difokuskan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus melakukan pendataan dan pemantauan kondisi lingkungan yang terdampak genangan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi pertama, yakni di Jl. Bulak Ringin, petugas mendapati genangan air setinggi kurang lebih 150 cm yang merendam sejumlah rumah warga. Tim SAR Brimob kemudian berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk melakukan pendataan warga terdampak sekaligus memastikan kondisi lingkungan aman, termasuk memastikan aliran listrik telah dipadamkan guna mencegah potensi bahaya.
Penanganan serupa juga dilakukan di wilayah Jl. Shafa Marwa. Personel Brimob bersama aparat lingkungan melakukan pengecekan rumah warga serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematikan aliran listrik yang masih aktif di beberapa rumah yang terdampak banjir.
Brimob Polda Metro evakausi warga kebanjiran di Ciracas (dok.istimewa)
Situasi di kedua lokasi dilaporkan dalam kondisi cuaca cerah dan terkendali. Tim SAR Brimob terus melakukan pemantauan serta membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan bantuan agar terhindar dari risiko yang dapat timbul akibat genangan air.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, menegaskan bahwa kehadiran personel Brimob di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat.
“Personel kami selalu siap bergerak membantu masyarakat dalam situasi darurat, termasuk penanganan banjir dan evakuasi warga terdampak. Kehadiran Brimob di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” kata Henik, Minggu (22/3/2026).
Hingga proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan personel Brimob masih bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.
(ygs/imk)






