Akankah Houthi bergabung dengan Iran dalam perang melawan Israel dan AS?

Kelompok bersenjata Yaman mengatakan semua opsi yang ada di meja perundingan.

Ketika perang AS-Israel melawan Iran berlarut-larut, Ansar Allah Yaman, atau Houthi, tidak ikut serta dalam konflik tersebut.

Tapi itu bisa berubah. Mereka mengatakan mereka merasa prihatin dan bisa mengambil posisi bersama Iran.

Kelompok bersenjata tersebut telah menyerang Israel dan berlayar di Laut Merah dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebuah depan baru terbuka, perdagangan global akan semakin terganggu melalui pintu gerbang maritim lainnya. Pengiriman sebagian besar sudah terhenti di Selat Hormuz, menyebabkan kerugian besar di seluruh dunia.

Jadi, apakah Houthi akan ikut berperang? Dan apa dampaknya bagi wilayah yang bergejolak ini?

Acara Pembawa: James Bays

Tamu:

Farea al-Muslimi – peneliti di program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House

Khaled Batarfi – analis politik yang berharap dalam kebijakan luar negeri Arab Saudi

Rockford Weitz – direktur program Studi Maritim Fletcher di Universitas Tufts

  • Related Posts

    Korban jiwa ketika pemukim Israel membakar rumah dan mobil di Tepi Barat

    Pemukim Israel membakar rumah dan kendaraan di dekat Jenin di tengah laporan kekerasan yang meluas di wilayah pendudukan. Pemukim Israel telah membakar rumah dan kendaraan di setidaknya dua wilayah Tepi…

    Brimob Polda Metro Bantu Evakuasi Warga Saat Banjir di Ciracas Capai 1,5 Meter

    Jakarta – Banjir sempat terjadi di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Tim SAR Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya turun tangan mengevakuasi sejumlah warga yang terdampak. Proses evakuasi berlangsung pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *