Apa saja risiko mengubah lokasi energi menjadi medan perang?

Fasilitas minyak dan gas di Teluk telah diserang sejak awal perang melawan Iran.

Perang di Timur Tengah berubah menjadi serius ketika Israel mengebom fasilitas energi Iran, mendorong Iran untuk meningkatkan serangan terhadap negara-negara tetangganya di Teluk.

Kerusakannya sangat parah dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memperbaikinya. Hal ini juga mempunyai konsekuensi jangka panjang, dimana Qatar sudah mengurangi pengurangan ekspor.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Peningkatan ini berbahaya, kata para ahli, karena ekspor energi dari kawasan Teluk mencapai seperlima dari output global.

Jadi, apa saja risiko mengubah fasilitas energi menjadi medan perang?

Pembawa acara: Imran Khan

Tamu:

Mohsen Baharvand – Mantan duta besar Iran untuk Inggris

Jim Walsh – Rekan peneliti di program studi keamanan MIT

John Sfakianakis – Kepala ekonom di Pusat Penelitian Teluk

  • Related Posts

    Hakim AS berpihak pada New York Times yang menentang kebijakan jurnalisme Pentagon

    Seorang hakim federal di Amerika Serikat setuju untuk menghalangi pemerintahan Presiden Donald Trump dalam menerapkan kebijakan yang membatasi akses berita ke Pentagon. Keputusan yang diambil pada hari Jumat berpihak pada…

    Hore! Naik TransJ, MRT, LRT Hari Ini Cuma Bayar Rp 1

    Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan tarif Rp 1 bagi moda transportasi umum selama Lebaran. Sejumlah transportasi itu yakni Transjakarta, MRT, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek. Penerapan tarif Rp…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *